UMM Institutional Repository

TINJAUAN FOLKLOR MITOS BUDAYA LARUNG SESAJI 1 SURO PANTAI TAMBAK REJO KABUPATEN BLITAR SEBAGAI ALTERNATIF PENGEMBANGAN BAHAN BACAAN BAHASA INDONESIA BERBASIS BUDAYA

Fian, David Ary (2013) TINJAUAN FOLKLOR MITOS BUDAYA LARUNG SESAJI 1 SURO PANTAI TAMBAK REJO KABUPATEN BLITAR SEBAGAI ALTERNATIF PENGEMBANGAN BAHAN BACAAN BAHASA INDONESIA BERBASIS BUDAYA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-davidaryfi-33417-1-pendahul-n.pdf

Download (506kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-davidaryfi-33417-2-babi.pdf

Download (40kB) | Preview

Abstract

Pembimbing: (1) Dr. Arif Budi Wurianto, M.Si (2) Drs. Joko Widodo, M.Si. Penelitian “Tinjauan Folklor Mitos Budaya Larung Sesaji 1 Suro Pantai Tambak Rejo Kabupaten Blitar Sebagai Alternatif Pengembangan Bahan Bacaan Bahasa Indonesia Berbasis Budaya” mengungkap wujud mitos atau kepercayaan masyarakat terhadap budaya Larung Sesaji, serta fungsi dan makna mitos ditinjau dari segi sejarah desa, sosial masyarakat, dan dari segi kebudayaan kehidupan masyarakat dan unsur-unsur yang terdapat dalam kebudayaan “Larung Sesaji” dapat dijadikan sebagai pengembangan bahan bacaan Bahasa Indonesia berbasis Budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan folkor, yaitu ilmu yang mengkaji tentang kebudayaan di Indonesia. Teori yang digunakan strukturalisme levi-strauss mengkaji berbagai macam gejala sosial budaya masyarakat dan mitos-mitos yang berkembang di masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi, wawancara langsung dan dokumentasi. Peneliti menganalisis data yang berupa uraian kata-kata secara lisan dari para informan. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah hasil wawancara dari 3 (tiga) informan yang telah diterjemahkan dari bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mitos atau cerita rakyat masyarakat Tambak Rejo memiliki berbagai wujud, di antaranya, wujud pemikiran/ide, sistem sosial, dan wujud fisik/benda. Wujud pemikiran seperti, kepahlawanan, kesaktian, dan kesaktian binatang, Wujud sistem sosial dalam cerita rakyat seperti: kepercayaan terhadap hal-hal yang dapat mendatangkan keselamatan, penghormatan terhadap leluhur, sikap saling menghormati dan tanggung jawab. Adapun wujud fisik/benda mitos dalam budaya Larung Sesaji adalah berupa jenis sesaji seperti; Tumpeng Unggul, Tumpeng Buah, Ambengan Rekah, dan Kepala Sapi yang memiliki mitos dan makna terhadap kepercayaan masyarakatnya. Fungsi mitos dari segi sosial masyarakat, sebagai tolak balak (penangkal bencana), paweling pesan (pengingat pesan), dan pedak semumpet (penerusnya). Fungsi agama, kebudayaan “Larung Sesaji”, sebagai ungkapan wujud syukur kepada Allah SWT melalui kebudayaan tersebut. Fungsi ekonomi kebudayaan “Larung Sesaji” menurut masyarakat dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Makna mitos kebudayaan dari segi budaya sebagai alat penghubung antara manusia alam sekitar dan masyarakat, dari segi sosial masyarakat kebudayaan tersebut dapat menumbuhkan sikap menghargai diri sendiri, menumbuhkan sikap menghormati, menumbuhkan sikap kerukunan dan rasa kebersamaan. Selain itu di dalamnya terdapat nilai-nilai sosial, budaya, agama dan pendidikan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Indonesia Language and Literature Education (88201)
Depositing User: Mr Moch. sholeh
Date Deposited: 20 Apr 2016 08:16
Last Modified: 20 Apr 2016 08:16
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/27541

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo