UMM Institutional Repository

PEMAKNAAN MAHASISWA TENTANG PROGRAM ACARA INDONESIA LAWYERS CLUB DI TVONE Studi Resepsi pada Fungsionaris Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU) Universitas Muhammadiyah Malang

Kuraisi, (2012) PEMAKNAAN MAHASISWA TENTANG PROGRAM ACARA INDONESIA LAWYERS CLUB DI TVONE Studi Resepsi pada Fungsionaris Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU) Universitas Muhammadiyah Malang. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-kuraisi072-29180-1-pendahul-n.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-kuraisi072-29180-2-bab1.pdf

Download (292kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini didasari atas semakin maraknya tayangan-tayangan televisi saat ini yang kurang mendidik di masyarakat. Melihat fenomena tersebut Tvone muncul menawarkan sebuah program acara yaitu Indonesia Lawyers Club (ILC) sebagai alternatif bagi masyarakat untuk mencari sebuah infomasi dan media edukasi. Maka penelitian ini tertarik untuk meneliti makna apa yang terdapat pada benak seorang penonton ILC di Tvone, yaitu acara yang membahas mengenai masalah-masalah sosial yang terjadi ditengah masayarakat. Mengingat mahasiswa merupakan elemen masyarakat yang kritis (intelek) sebagai agent of change (agen perubahan), agent of social control (kontrol sosial) masyarakat. Maka peneliti mengambil mahasiswa sebagai subyek penelitian studi pada fungsionaris Badan Eksekutif mahasiswa Universitas (BEMU) Universitas Muhammadiyah Malang, dengan harapan nantinya mampu memberikan penilaian objektif terhadap program acara tersebut. Berdasarkan pandangan audiens aktif, dalam mengonsumsi media audiens mampu bersikap aktif, selektif serta memiliki kesadaran. Sehingga, pemaknaan teks media oleh audiens pun akan berbeda karena adanya perbedaan pengalaman, psikologis, demografis, pendidikan, ideologi, dan lain-lain. selain itu ditinjau dari perspektif teori media politik-ekonomi, institusi media harus dinilai sebagai bagian dari sistem ekonomi yang juga bertalian erat dengan sistem politik. Media mampu mempengaruhi dan membentuk ketidaksadaran audiens media massa ketika ia menikmati sajian teks dari media. Hal ini yang menjadi titik acuan media dalam mempengaruhi psikologis audiens sebagai konsumen media. Pendekatan penelitian yang peneliti gunakan adalah pendekatan kualitatif interpretatif dengan metode Reception Studies yang mengungkapkan tentang makna dimana teks media dimaknai oleh audien. Sedangkan sampling ditentukan melalui purposive sampling yang dilakukan bila diperlukan responden dengan persyararatan khusus antara lain; ketua dan para anggota BEMU yang pernah menonton acara Indonesia Lawyers Club di Tvone. Berdasarkan kriteria tersebut, maka ditetapkan enam orang sebagai subyek dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti menggunakan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan program acara ILC di Tvone dimaknai sebagai alat kepentingan pihak media tersebut untuk menyerang kelompok atau golongan-golongan tertentu dengan maksud mempengaruhi sikap dan opini publik, sehingga subyek menilai pemberitaan acara tersebut kurang objektif dan transparan. Subyek yang mengatakan demikian bisa ditemukan pada Abdullah Syifak, Indah Dewi Pertiwi, Imah Nurhidayati. Sedangkan menurut Suhardin Mansyur acara ILC dalam pemberitaannya sudah cukup obyektif dan transparan meskipun disatu sisi menurutnya ada kepentingan-kepentingan didalamnya. Sehingga dari pernyataan tersebut subyek dikateorikan sebagai audiens yang berada pada posisi negosiasi (negosiated position), dimana makna yang diberikan tersebut muncul melalui kompromi/negosiasi antara keyakinan yang audiens miliki dengan teks yang ada pada media. Subyek disini juga dikategorikan sebagai kelompok kepuasan (kelompok yang terbentuk atas tujuan atau kebutuhan individu akan informasi), hal ini karena subyek menilai kualitas dari acara ILC tersebut sangat bagus dari topik bahasan, tema, relevansi, yang dinilai sesuai dengan situasi dan kondisi masayarakat, serta audien/peserta dan host dalam acara tersebut sangat fair dan kompeten. Subyek juga menambahkan acara ILC tersebut sebagai sarana untuk mencari informasi mengenai politik, hukum dan masalah-masalah sosial lain yang terjadi di masyarakat. Ditemukan pula subyek yang selalu menyetujui segala tayangan/teks yang ada pada acara ILC tersebut. Subyek yang demikian ditemukan pada Nurul Amiliyah dan Kurnia Prayana. Acara ILC dimaknai sebagai media edukasi untuk mencari informasi mengenai politik, hukum dan masalah sosial mayarakat yang lain. Subyek disini tidak peduli dengan adanya kepentingan dari acara ILC tersebut. Sehingga subyek yang demikian dikategorikan sebagai audiens (dominat hegemonict position), dimana subyek selalu menyetujui segala teks yang ada pada media tanpa adanya penolakan dan sikap kritis.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 20 Apr 2016 06:15
Last Modified: 20 Apr 2016 06:15
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/27508

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo