UMM Institutional Repository

ANALISIS PERTUMBUHAN DAN KETIMPANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI ANTAR DAERAH DI PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2006-2011

Al-fatah, Ahmad Fuad (2014) ANALISIS PERTUMBUHAN DAN KETIMPANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI ANTAR DAERAH DI PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2006-2011. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ahmadfuada-34666-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ahmadfuada-34666-2-babi.pdf

Download (211kB) | Preview

Abstract

Tujuanpenelitianiniyaitu untuk mengidentifikasi besarnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan, menganalisa besarnya peran kontribusi sektoral masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan terhadap PDRB,mengetahui klasifikasi masing-masing antara Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan Tipologi Klassen dan menganalisaseberapa besar ketimpangan pembangunan antar Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan. Alatanalisis yang digunakanadalah: 1). Analisis Pertumbuhan Ekonomi Daerah, 2). Kontribusi PDRB, 3). Penentuan Tipologi Klassen, 4). Analisis Tingkat Ketimpangan Antar Daerah menggunakan Indeks Williamson. Hasilanalisis menggunakan metode pertumbuhan ekonomi daerah, menunjukkan nilai pertumbuhan PDRB tertinggi dicapai oleh Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT).Pertumbuhan PDRB yang mencapai nilai terendah yaitu Kabupaten Ogan Komering Ulu. Pertumbuhan ekonomi sektoral Provinsi Sumatera Selatan nilai rata-rata tertinggi yaitu sektor Pengangkutan & Komunikasi dan nilai rata-rata terendah yaitu sektor Pertambangan & Penggalian. Hasil analisis kontribusi terhadap PDRB Kabupaten/Kota didominasi oleh Kota Palembang yang menunjukkan angka rata-rata kontribusi PDRB yang tertinggi terhadap PDRB Provinsi Sumatera Selatan dan angka terendah terdapat pada Kota Pagar Alam. HasilPenentuanTipologimenunjukkanbahwaKlasifikasi 1: Daerah cepat maju dan cepat tumbuh terdiri dari 1 Daerah. Klasifikasi 2: Daerah maju tapi tertekan terdiri dari 4 Daerah. Klasifikasi 3: Daerah berkembang cepat terdiri dari 6 Daerah. Klasifikasi 4: Daerah relative tertinggal terdiri dari 4 Daerah. Hasil Angka Indeks Williamson yang menunjukkan nilai Ketimpangan pada Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan dengan nilai rata-rata indeks ketimpangan yang relatif tinggi. Nilai rata-rata indeks ketimpangan tertinggi mencapai nilai sebesar 0,25terdapat di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan nilai rata-rata terendah dicapai oleh Kabupaten Lahat dan Kota Prabumulih yang menunjukkan besarnya ketimpangan pembangunan yang lebih kecil dibandingkan antar Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan. Berdasarkankesimpulanhasilpenelitian, maka diajukan beberapa saran untuk pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi Sumatera Selatan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Faculty of Economics > Department of Development Economics
Depositing User: Mr Moch. sholeh
Date Deposited: 18 Apr 2016 09:11
Last Modified: 18 Apr 2016 09:11
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/27188

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo