UMM Institutional Repository

BAHASA TUTUR DALAM SIARAN BERITA DI RADIO (Studi Pada Program Siaran "Muda Tapi Luar Biasa"(MTLB) di Radio Suara Surabaya)

Sukmaningtyas, Meitara (2013) BAHASA TUTUR DALAM SIARAN BERITA DI RADIO (Studi Pada Program Siaran "Muda Tapi Luar Biasa"(MTLB) di Radio Suara Surabaya). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-meitarasuk-31890-1-pendahul-n.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-meitarasuk-31890-2-babi.pdf

Download (25kB) | Preview

Abstract

Radio siaran merupakan salah satu bentuk media massa yang kehadirannya sangat penting dan besar manfaatnya bagi masyarakat. Disamping media hiburan, juga berfungsi sebagai media informasi dan pendidikan. Produk siaran radio adalah program siaran yang ditawarkan untuk dijual kepada konsumen tertentu yang potensial dalam hal ini adalah pendengar radio yang bersaing sesama radio siaran atau media yang lainnya. Dalam penggunaan bahasa pada media radio, sangat dibutuhkan ketelitian karena bahasa yang digunakan di beberapa media sekarang ini tidak bisa asal-asalan saja dalam mengeluarkan kata, kalimat, maupun statement ke publik. Bahasa jurnalistik radio merupakan bahasa yang teratur dan tutur dengan adanya unsur jurnalistik. Pentingnya penggunaan bahasa jurnalistik radio atau bahasa tutur itu sendiri dikarenakan tidak banyak perusahaan radio yang benar-benar menggunakan bahasa sesuai ilmu dan unsur jurnalistik, disini Radio Suara Surabaya membuktikan menjadi salah satu radio jurnalistik di Jawa Timur yang memiliki konsep news dengan penggunaan bahasa jurnalistik radio atau bahasa tutur yang baik dan benar tetapi tetap menarik. Dengan semakin berkembangnya masyarakat, maka kebutuhan mereka akan informasi juga semakin meningkat, karena itu di Radio Suara Surabaya khususnya program MTLB (Muda Tapi Luar Biasa) untuk selalu meningkatkan isi dari program tersebut dengan mendatangkan narasumber yang menarik dan juga penggunaan bahasa yang dipakai. maka permasalahan yang muncul adalah Bagaimana penggunaan bahasa tutur dalam siaran berita radio di program siaran "Muda Tapi Luar Biasa"? Serta apa saja hambatan dalam penggunaan bahasa tutur yang digunakan? Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penggunaan bahasa tutur yang digunakan dalam program "Muda Tapi Luar Biasa" sebagai bentuk media komunikasi kepada audience (pendengar) Radio Suara Surabaya. Fokus penelitian yang diambil peneliti di dalam penelitian ini adalah menganalisis penggunaan bahasa di dalam siaran radio dengan sebutan bahasa tutur atau bahasa sehari-hari sebagai media komunikasi. Dengan adanya beberapa kaidah dan syarat bahasa jurnalistik radio, peneliti sudah melakukan percakapan terhadap beberapa crew di program tersebut untuk mengetahui detail-detail bahasa jurnalistik radio seperti apa yang digunakan. Banyaknya Audience (pendengar) yang ikut interaktif di program MTLB (Muda Tapi Luar Biasa), juga tergantung bagaimana seorang penyiar membawakan program acara tersebut dengan menggunakan bahasa tutur serta bagaimana pula programmer mencari dan menyaring narasumber yang layak untuk di bagi-bagikan cerita seputar prestasi dan karirnya yang "luar biasa". Dalam menganalisa data, peneliti telah menggunakan metode analisis isi dengan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu, dengan menjelaskan, menggambarkan, memaparkan, serta menguraikan secara detail tentang keadaan yang sebenarnya. Untuk memperoleh data yang dibutuhkan peneliti di lapangan, peneliti menggali data melalui teknik : pertama, dokumentasi yang merupakan rekaman siaran program"MTLB". Kedua, dengan teknik wawancara ke seluruh crew yang khusus hanya di program"MTLB"dan juga Manager on-air di Radio SS. Ketiga, yaitu observasi dengan melihat langsung keseluruhan dari sistem siaran program "MTLB". Dari data yang sudah terkumpul menunjukan bahwa penggunaan bahasa tutur sebagai media komunikasi sudah cukup berhasil diterapkan di Radio SS dan program-program siarannya, dengan indikator banyak solusi yang muncul dari siaran radio SS. Bahasa junalistik radio atau bahasa tutur dibentuk dan diterapkan di Radio SS untuk pembentukan karakter dan memiliki ciri khas tersendiri, supaya pendengar juga bisa langsung mengetahui dan mengenal betul bagaimana karakter radio yang didengarkan itu adalah Radio SS. Walaupun ada beberapa hambatan yaitu masih banyak beberapa penyiar yang belum fasih menggunakan bahasa tutur karna masih terbawa bahasa dari daerah mereka, dan juga beberapa penyiar muda yang belum terlatih menggunakan bahasa jurnalistik radio dengan baik. Supaya tidak berlangsung lama menjadi hambatan, maka ada solusi yang langsung diterapkan yaitu butuh untuk berlatih dalam menggunakan bahasa tutur di Radio SS. Saran yang peneliti kemukakan adalah tidak hanya penerapan tetapi juga perlu dilatih penggunaan bahasa tutur untuk penyiar-penyiar di Radio SS. Dengan demikian maka penggunaan bahasa tutur di SS bisa lebih efektif dan memberikan dampak positif.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 16 Apr 2016 02:32
Last Modified: 09 Mar 2018 06:53
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/27029

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo