UMM Institutional Repository

KEANEKA RAGAMAN JENIS MAKROZOOBENTOS DI EKOSISTEM MANGROVE PANTAI BENTAR KABUPATEN PROBOLINGGO JAWA TIMUR

SYAHRONI, HUZAIN ALFIN (2013) KEANEKA RAGAMAN JENIS MAKROZOOBENTOS DI EKOSISTEM MANGROVE PANTAI BENTAR KABUPATEN PROBOLINGGO JAWA TIMUR. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-huzainalfi-31411-2-bab1.pdf

Download (8kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-huzainalfi-31411-1-pendahul-n.pdf

Download (124kB) | Preview

Abstract

Dibawah Bimbingan Hany Handajani, S.pi, M.Si selaku pembimbing utama dan Budi Setyono,S.Pi selaku pembimbing pendamping. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni – Juli 2010 dikawasan Ekosistem Mangrove Pantai Bentar, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Keanekaragaman jenis Makrozoobentos pada ekosistem perairan Mangrove Pantai Bentar Kabupaten Probolinggo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Kegiatan penelitian ini meliputi pengumpulan dan penyusunan data, analisa data dan interpretasi, selanjutnya data dianalisa secara deskriptif mengenai kejadian yang terjadi pada saat penelitian. Lokasi penelitian dibagi menjadi 3 stasiun dimana tiap stasiun terdiri dari 3 transek/kuadran dan jarak antar kuadran 2,5 m. Pengambilan sampel Makrozoobenthos dilakukan dengan kedalaman ± 20 cm. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan Makrozoobenthos yang telah ditemukan terdiri dari 3 kelas, 6 ordo, 7 famili, 8 genus dan 8 spesies. Kepadatan Makrozoobenthos yang ditemukan di Perairan Mangrove Pantai Bentar dari masing-masing stasiun dari yang tertinggi sampai yang terendah yaitu Stasiun I dengan jumlah 27 Ind/1m² dengan kondisi substrat lumpur berpasir, rata-rata suhu 34 °C ; salinitas 26 ppt ; pH 8 ; bahan organik tanah 5,44% ; TOM 5603,75 ppm. Kepadatan kedua yaitu stasiun II dengan jumlah 26 Ind/1m² dengan kondisi substrat berlumpur, rata-rata suhu 31°C ; salinitas 27 ppt ; pH 8 ; bahan organik tanah 4,21% ; TOM 6178,87 ppm. Kepadatan terakhir yaitu stasiun III dengan jumlah 23 Ind/1m² dengan kondisi substrat lumpur berbatu, rata-rata suhu 28 °C ; salinitas 30 ppt ; pH 8 ; bahan organic tanah 6,48% ; TOM 6389,01 ppm. Kepadatan setiap organisme untuk semua stasiun didapat stasiun I kepadatan tertinggi adalah spesies Arenaius Cribrarius sebesar 6 ind/m² dan kepadatan terendah adalah Chione Granulate 1 ind/m². Stasiun II kepadatan tertinggi adalah spesies Arenaius Cribrarius dan Nerita Plicata sebesar 7 ind/m² dan kepadatan terendah adalah Anadara Granosa,Clypeomorurus coralium dan Planaxis Savignyi 1 ind/m². Stasiun III kep[adatan tertinggi adalah spesies Arenaius Cribrarius 12 ind/m² dan kepadatan terendah adalah Clypemorus Coralium, Synalpheus laevimanus dan Anadara Granosa 1 ind/m². Dapat disimpulkan bahwa kepadatan makrozoobenthos tertinggi terdapat di stasiun I dan kepadatan terendah terdapat di stasiun III. Faktor ekologis yang paling berpengaruh untuk kehidupan makrozoobenthos adalah bahan organik, TOM dan tekstur tanah. Di perlukan adanya penyuluhan untuk masyarakat sekitar agar tidak membuang limbah sembarangan (pantai) karena akan mempengaruhi ekosistem organisme (makrozoobenthos) yang ada di perairan tersebut.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Fishery (54242)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 14 Apr 2016 02:17
Last Modified: 14 Apr 2016 02:17
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/26610

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo