UMM Institutional Repository

PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENGABULKAN PERMOHONAN PELAKU GANTI JENIS KELAMIN (NON HERMAPRODIT) DITINJAU HUKUM ISLAM DAN HAM (Analisa Ketetapan No 595/pdt./P./1990/PN.SMG

Rizaldi, Faqih (2015) PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENGABULKAN PERMOHONAN PELAKU GANTI JENIS KELAMIN (NON HERMAPRODIT) DITINJAU HUKUM ISLAM DAN HAM (Analisa Ketetapan No 595/pdt./P./1990/PN.SMG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-faqihrizal-38909-2-babi.pdf

Download (517kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-faqihrizal-38909-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-faqihrizal-38909-2-babi.pdf

Download (517kB) | Preview

Abstract

Berkembangnya zaman serta perkembangan dunia kedokteran, operasi pergantian kelamin (non hermaprodit) sudah banyak terjadi, akan tetapi di Indonesia sendiri masih belum ada Perundang-undangan yang mengatur masalah ini, dan di hukum Islam pun tak ada yang secara rinci melarangnya ataupun membolehkannya. Melihat realita yang ada, bahwa banyak para pelaku mengajukan permohonan kepada Pengadilan Negeri untuk mengesahkannya dan mendapatkan status baru. Dengan demikian hakim mempunyai kewajiban untuk melakukan penemuan hukum (rechtvinding) terhadap permaslahan ini. Bila hal ini tidak diatur dengan tegas maka akan terjadi diskriminasi terhadap pemohonnya karena tidak ada kesetaran di depan hukum. Namun terkadang dalam pengaturannya kerap terjadi pro kontra antara hukum Islam dan hukum positif sendiri. Adapun permasalahan yang dikemukakan dalam skripsi ini adalah bagaimanakah pertimbangan para hakim dalam mengabulkan permohonan pemohon ganti jenis kelamin (non hermaprodit), yang terdapat pada kenetapan No 595/pdt./1990/PN.SMG, serta pandangan atau tinjauan hukum Islam dan Hak Asasi Manusia HAM. Apabila terjadi pertentangan antara hukum Islam dan hukum positif terkait masalah ini, manakah yang digunakan di Indonesia sebagai negara hukum yang bermayoritas beragama Islam. Skirpsi ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode atau teknik (content analysis) yaitu menganalisa bahan hukum dan bahan non hukum yang ada, oleh karena itu sumber penelitian diperoleh dari kitab-kitab atau buku-buku secara langsung maupun referensi lain yang berkaitan dengan pokok bahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan memahami tujuan syariÂ’ah atau maqasid syariÂ’ah dan meninjau pendapat para ulamaÂ’ serta prinsip-prinsip dan perundang-undangan HAM terkait pembahasan ini, maka akan menentukan boleh tidaknya atau layak tidaknya operasi ganti kelamin ini dilakukan. Hasil penelitian juga menunjukkan, bila terjadi pertentangan antara hukum Islam dan hukum positif terkait masalah ini, maka yang diharuskan merujuk pada hirarki perundang-undangan yang ada di Indonesia, sebagai negara hukum.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
K Law > K Law (General)
Divisions: Twinning Program
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 12 Apr 2016 08:10
Last Modified: 18 Jan 2018 06:28
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/26386

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo