UMM Institutional Repository

PENANGANAN KASUS TINDAK PIDANA PELAKU MIRAS DITINJAU DARI HUKUM PIDANA DAN KONSEPSI HUKUM PIDANA ISLAM (Studi Kasus di Desa Mbae Nua Muri Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo Flores

Sano, Sanusi (2014) PENANGANAN KASUS TINDAK PIDANA PELAKU MIRAS DITINJAU DARI HUKUM PIDANA DAN KONSEPSI HUKUM PIDANA ISLAM (Studi Kasus di Desa Mbae Nua Muri Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo Flores. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-sanusisano-35393-1-pendahul-n.pdf

Download (871kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-sanusisano-35393-2-babi.pdf

Download (465kB) | Preview

Abstract

Minuman keras sangat meresahkan dalam kehidupan masyarakat karena dampak yang ditimbulkannya, bisa menyebabkan kematian dan memicu terjadinya kejahatan ataupun pelanggaran-pelanggaran lainnya sehingga sangat menggaggu ketertiban umum. Namun tidak hanya itu ia juga merusak akal manusia sehingga menghalanginya untuk beribadah kepada Allah swt. Permasalahn yang diangkat dalam penulisan skripsi ini adalah bagaimana proses penanganan kasus tindak pidana pelaku miras ditinjau dari hukum pidana, dan menurut konsepsi hukum pidana islam didesa Mbae Nua Muri, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo, Flores, NTT. Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah adalah Field research(penelitian lapangan). Dari penelitian dan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pemidanaan kejahatan minuman keras telah diatur oleh KUHP dikarenakan akibat yang ditimbulkan olehnya begitu meresahkan masyarakat kususnya warga desa Mbae Nua Muri, Begitu juga dengan hukum pidana islam telah mengatur sejak zaman Rasulullah SAW dan mengkonsumsinya adalah haram walau sedikit dan walaupun tidak samapai memabukan. Pelaksanan pemidanaan sesuai dengan tujuannya harus dapat memberikan efek jerah kepada pelakunya. Dan membuat orang takut melakukan kejahatan. Tujuan kedua sistem hukum ini sama-sama bertujuan sebagaimana yang telah disebutkan tadi.Pemidanaan kejahatan minuman keras menurut hukum pidana Indonesia masih memberikan peluang kepada masyarakat untuk mengkonsumsi minuman keras. ini berarti pengaturan dalam hukum pidana Indonesia belum tegas. Sedangkan dalam Hukum Pidana Islam secara tegas pengaturannya tampa mengenal tempat ataupun kondisi kecuali dalam keadaan darurat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Twinning Program
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 12 Apr 2016 07:51
Last Modified: 12 Apr 2016 07:59
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/26377

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo