UMM Institutional Repository

PENINGKATAN MODALITAS POWER IRAN DI KAWASAN TIMUR TENGAH

MUCHAROM, FITROH (2014) PENINGKATAN MODALITAS POWER IRAN DI KAWASAN TIMUR TENGAH. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-fitrohmuch-37875-2-babi.pdf

Download (99kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-fitrohmuch-37875-1-pendahul-n.pdf

Download (73kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-fitrohmuch-37875-2-babi.pdf

Download (99kB) | Preview

Abstract

Pecahnya Revolusi Islam Iran pada tahun 1979 dibawah pimpinan Ayatullah Khomeini yang berhasil menggulingkan rezim Shah Reza Pahlevi telah menjadi babak baru bagi hubungan diplomasi Iran dengan negara-negara Timur Tengah maupun dengan negara Barat dan Amerika Serikat yang memiliki kedekatan dengan Iran pada masa Shah Reza Pahlevi berkuasa. Pecahnya revolusi tersebut menjadikan Iran sebagai salah satu negara yang sangat menentang kehadiran dan pengaruh negara Barat dan Amerika Serikat di Timur Tengah khususnya Iran sendiri. Penelitian ini bersifat deskriptif yang menjelaskan tentang upaya-upaya Iran pada masa kepemimpinan Presiden Ahmadinejad untuk menjadikan negara yang mandiri sehingga menghindarkan Iran dari pengaruh-pengaruh asing khususnya Amerika Serikat dan menjadikan Iran sebagai negara yang memiliki pengaruh baik di kawasan Timur Tengah maupun lingkungan internasional. Dalam upaya yang dilakukan Presiden Ahmadinejad, Iran dengan cepat menjadi negara yang diperhitungkan, dengan mengeluarkan kebijakan untuk kembali menjalankan program nuklirnya serta memperkuat kekuatan dan teknologi militernya, sehingga Iran diharapkan mampu memanfaatkan nuklir sebagai pasokan kebutuhan energi Iran dan dalam bidang militer, Iran mampu memproduksi armada-armada militernya sendiri. Situasi seperti inilah yang menjadikan negara-negara Barat dan Amerika Serikat, bahkan beberapa negara di wilayah Timur Tengah menganggap Iran sebagai ancaman nyata bagi stabilitas keamanan wilayah Timur Tengah dan segala bentuk kepentingan Amerika Serikat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa; Sejak pecahnya Revolusi Islam Iran tahun 1979, ditambah resistensi Iran pada masa kepemimpinan Presiden Ahmadinejad tahun 2005-2013 semakin memanaskan hubungan diplomasi Iran dengan negara-negara kawasan Timur Tengah maupun dengan negara Barat dan Amerika Serikat. Walaupun terjadi adanya upaya diplomasi Presiden Ahmadinejad terhadap negara-negara Islam maupun non-Islam untuk meyakinkan bahwa program nuklir Iran digunakan untuk tujuan damai sebagai pemasok kebutuhan energi Iran, namun negara Barat dan Amerika Serikat sangat gencar dalam berusaha memberikan sanksi-sanksi maupun ancaman invasi militer oleh Amerika Serikat terhadap Iran dalam rangka menghentikan program nuklir Iran karena kebijakan yang dilakukan Iran dianggap sebagai ancaman nyata bagi stabilitas kawasan Timur Tengah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of International Relations (64201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 08 Apr 2016 09:18
Last Modified: 08 Apr 2016 09:18
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/25689

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo