UMM Institutional Repository

Pengaruh Status Of Force Agreement (SOFA) Terhadap Munculnya Gerakan Anti-Americanism di Korea Selatan DEWANGGA DHARMA KESUMA 08260075

KESUMA, DEWANGGA DHARMA (2014) Pengaruh Status Of Force Agreement (SOFA) Terhadap Munculnya Gerakan Anti-Americanism di Korea Selatan DEWANGGA DHARMA KESUMA 08260075. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-dewanggadh-36873-2-bab1.pdf

Download (373kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-dewanggadh-36873-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Anti-Amerikanism merupakan suatu bentuk gerakan sosial yang dilatar belakangi oleh kekecewaan masyarakat Korea Selatan terhadap Amerika Serikat yang merupakan alliansi dari kekuatan militer, yang bertujuan untuk mengimbangi ancaman dan pengaruh Korea Utara yang mana setelah pasca perang Korea di tahun 1950-1953. Gerakan Anti-Amerikanism di Korea Selatan terdiri dari beberapa golongan yang menyuarakan bahwa kehadiran militer Amerika Serikat di Republik Korea sebagai bentuk intervensi terhadap kehidupan sosial masyarakat. Permasalahan tersebut terlihat pada ketidak sesuaian hukum dalam perjanjian SOFA (Status Of Force Agreement) yang telah disepakati oleh pemerintah Korea Selatan dan pemerintah Amerika Serikat. Intervensi yang dimaksud adalah dimana penerapan perjanjian menjadi satu permasalahan yang timpang untuk dipahami oleh kedua belah pihak yakni kesesuaian perilaku anggota dalam aplikasi SOFA dan ketaatan hukum yang wajib dihormati satu sama lain. Gerakan Anti-Amerikanism di Korea Selatan muncul melalui beberapa gerakan yaitu gerakan berdasarkan ideology dan gerakan berdasarkan emosional. Dua gerakan tersebut menjadi satu kekuatan dalam tumbuhnya gerakan sosial di Korea Selatan, dilihat dari gerakan Anti-Amerikanism lama yaitu pada masa kepemerintahan otoritarian hingga masa transisi demokratis yang sampai saat ini gerakan Anti-Amerika masih mendominasi dalam ruang gerak yang secara kolektif menyuarakan protes terhadap Amerika Serikat. Rationalitas publik terhadap ancaman yang ditimbulkan oleh perjanjian SOFA yang seolah menekan kebijakan maupun gerak masyarakat secara tidak langsung tersebut, membuat masyarakat bersikap anti yaitu dengan penguatan ideologi dan emotianal melalui pembangunan stigma opini sebagai bentuk protes untuk menyuarakan kegelisahan dan ketidak berpihakan terhadap masayrakat lokal dengan kata lain sebagai negara HOST.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of International Relations (64201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 08 Apr 2016 08:08
Last Modified: 08 Apr 2016 08:08
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/25635

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo