UMM Institutional Repository

PENERAPAN MEDIA LITERASI DI KALANGAN JURNALIS KAMPUS (Studi pada Jurnalis Unit Aktivitas Pers Kampus Mahasiswa (UKPM) Kavling 10, Koran Bestari, dan Unit Kegitan Pers Mahasiswa (UKPM) Civitas)

Jaya, Firdausia Zetira (2014) PENERAPAN MEDIA LITERASI DI KALANGAN JURNALIS KAMPUS (Studi pada Jurnalis Unit Aktivitas Pers Kampus Mahasiswa (UKPM) Kavling 10, Koran Bestari, dan Unit Kegitan Pers Mahasiswa (UKPM) Civitas). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-firdausiaz-36430-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-firdausiaz-36430-2-babi.pdf

Download (32kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi atas ketertarikan peneliti untuk mengetahui pemahaman media literasi di kalangan jurnalis kampus. Secara sederhananya media literasi adalah kemampuan untuk memilih, menggunakan, memahami, menganalisis, dan mengevaluasi media massa. Media literasi tidak hanya diterapakan pada publik atau konsumen media, tetapi sebagai produsen media seharusnya turut memahami dan mempunyai kemampuan bermedia literasi. Peran jurnalis kampus tidak hanya sebagai produsen berita saja Akan tetapi, di satu sisi jurnalis kampus juga menjadi konsumen media, ketika mereka mengakses informasi dari media massa tertentu. Saat menjadi konsumen media, jurnalis kampus membutuhkan alat untuk memfilter dirinya dari terpaan media. Alat tersebut adalah media literasi. Ketika jurnalis kampus tidak mempunyai kemampuan media literasi, tentunya akan menelan mentah-metah informasi dari media massa tertentu. Hal ini akan mempengaruhi daya kritis dan hasil karya mereka yang berupa berita. Sebagai produsen media, jurnalis kampus dituntut untuk memberikan informasi yang berkualitas, dan di satu sisi juga harus mempunyai kemampuan bermedia literasi. Tujuan dari penelitian ini untuk menggali sikap dan perilaku jurnalis kampus tentang media literasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan strategi penelitian grounded theory. Dengan fokus penelitian terhadap sikap dan perilaku jurnalis kampus pada UAPKM Kavling 10, Koran Bestari, dan UKPM Civitas. Teknik pengambilan sample menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis dengan cara mengcoding data dengan menggunakan jenis pengkodean open coding. Data yang diperoleh kemudian dikategorisasikan sesuai dengan tema yang muncul. Dari hasil penelitian, terdapat tiga kategori yakni penyampai informasi, berpikir kritis, dan jurnalis publikasi pada poin sikap. Sebagai penyampai informasi, yang dilakukan jurnalis kampus adalah mengumpulkan, menyimpan, memproses dan menyebarkan berita, data, gambar, fakta dan pesan, opini dan komentar, yang dibutuhkan oleh civitas akademika untuk memahami dan bereaksi terhadap berbagai kondisi yang ada, agar bisa mengambil keputusan yang tepat. Kategori kedua adalah berpikir kritis, sikap kritis yang dimiliki para jurnalis kampus sangat lemah. Sikap kritis yang dimiliki para jurnalis kampus ini hanya bersifat sebagai kewajiban pimpinan kepada reporternya yakni mengkritisi tema-tema yang diajukan saat rapat redaksi, serta mengoreksi hasil liputan.Kategori ketiga adalah jurnalis publikasi, keberadaan pers kampus pada setiap universitas tentunya mempunyai maksud dan tujuan tersendiri. Ada yang bertujuan untuk membantu universitasnya mempublikasikan perkembangan yang terjadi, tetapi ada pula yang berani mengkritik kebijakan-kebijakan yang diterapkan dalam kampusnya. Sedangkan pada poin perilaku terdapat dua kategori, yaitu komparasi media dan penerapan media literasi. Para jurnalis melakukan komparasi media saat mereka mengakses informasi dari media massa.Tindakan untuk tidak langsung percaya terhadap informasi dari media massa tertentu, akan membuat para jurnalis tidak mengikuti arus informasi yang diterima. Pada poin perilaku dengan kategori penerapan media literasi ini, menandakan bahwa betapa lemahnya penerapan media literasi pada lembaga pers koran kampus Bestari, UKPM Civitas, dan UPKM Kavling 10. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kehadiran media literasi pada lembaga pers para jurnalis kampus tersebut hanya sebatas informasi atau pengetahuan tambahan yang tidak harus diterapkan pada diri seorang jurnalis. Ada yang menjadikan media literasi sebagai bahan diskusi dalam internal lembaga pers mereka, dan itu pun hanya beberapa kali saja. Ada juga yang menjadikan media literasi sebagai materi tambahan saat melakukan diklat atau pun kegiatan rutin mereka.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 08 Apr 2016 04:15
Last Modified: 08 Apr 2016 04:15
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/25592

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo