UMM Institutional Repository

KEKERASAN RUMAH TANGGA DALAM FILM DRAMA ( Analisis Isi Film Love and Edelweiss Karya Anton Tanjung )

RAHMAWATI, MARTA (2014) KEKERASAN RUMAH TANGGA DALAM FILM DRAMA ( Analisis Isi Film Love and Edelweiss Karya Anton Tanjung ). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-martarahma-36735-1-pendahul-n.pdf

Download (185kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-martarahma-36735-2-babi.pdf

Download (675kB) | Preview

Abstract

Salah satu yang akan menjadi fokus pembahasan dalam penelitian ini adalah film. Sebagai sebuah produk media audio visual, film dapat di artikan sebagai sebuah pengutaraan pesan atau ide dengan pertolongan gambar gambar, gerak dan suara. Film merupakan gambar bergerak (visual) yang didukung dengan suara (audio) termasuk didalamnya tokoh cerita, musik,sebagai pendukung kuat. Film memiliki suatu pesan yang mampu mempersuasi penontonnya jika dikemas dengan tepat, itupun tergantung pada tema yang diangkat untuk dipertontonkan serta kepiawaian dan ketelitian sutradara untuk menggali tema dengan mendetail. Terkadang tema yang diambil untuk diangkat menjadi sebuah film diambil dari novel atau terinspirasi sebuah kisah nyata. Film Love and Edelweiss merupakan film garapan Anto Tanjung itu, Love and Edelweiss menceritakan seorang pria bernama Rio (Mike Lucock) yang mengalami trauma atas kejadian yang dialami pada masa kecil. Sejak kecil ia sudah melihat kekerasan yang dilakukan ayahnya terhadap ibunya. Kejadian KDRT tidak hanya ia lihat saja, namun ia pun menerima perlakuan yang sama tidak enaknya. Ibunya kerap memperlakukan kekerasan kepada Rio sampai akhirnya ia tumbuh dewasa menjadi pria pembunuh yang penuh traumatis. Keluarga adalah unit sosial terkecil dalam masyarakat yang berperan dan berpengaruh sangat besar terhadap perkembangan sosial dan perkembangan kepribadian setiap anggota keluarga. Setiap keluarga memiliki cara untuk menyelesaikan masalahnya masing-masing. Apabila masalah diselesaikan secara baik dan sehat maka setiap anggota keluarga akan mendapatkan pelajaran yang berharga yaitu menyadari dan mengerti perasaan, kepribadian dan pengendalian emosi tiap anggota keluarga sehingga terwujudlah kebahagiaan dalam keluarga. Penyelesaian konflik secara sehat terjadi bila masing-masing anggota keluarga tidak mengedepankan kepentingan pribadi, mencari akar permasalahan dan membuat solusi yang sama-sama menguntungkan anggota keluarga melalui komunikasi yang baik dan lancar. Disisi lain, apabila konflik diselesaikan secara tidak sehat maka konflik akan semakin sering terjadi dalam keluarga. Kekerasan rumah tangga merupakan penyalahgunaan kekerasan atau kekuasaan oleh salah satu anggota keluarga kepada anggota keluarga lain, yang melanggar hak individu Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui data primer dan sekunder. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis distribusi frekuensi. Unit yang digunakan dalam penelitian ini adalah setiap scene yang dijelaskan melalui akting dan dialog yang menunjukkan unsur pesan kekerasan rumah tangga yang sesuai dengan kategori yang telah ditentukan dalam film Love and Edelweiss. Dengan demikian maka dapat diperoleh jumlah frekuensi kemunculan scene yang menunjukkan pesan kekerasan rumah tangga. Dari hasil penelitian yang dilakukan setelah dilakukan pengkodingan data , maka dapat disimpulkan bahwa terdapat 35 scene dari total 53 atau 66,03 % dari 100% scene film Love and Edelweiss yang mengandung pesan kekerasan rumah tangga. Kekerasan rumah tangga dilihat dari kekerasan rumah tangga secara fisik muncul sebanyak 23 kali atau 66 % sedangkan kekerasan rumah tangga dilihat dari kekerasan rumah tangga secara psikis muncul sebanyak 12 kali atau 34%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kekerasan rumah tangga secara fisik merupakan bentuk kekerasan rumah tangga yang paling muncul dalam film ini, ketika dikaitkan kepada realitas sosial yang ada, memang keadaan yang yang paling rentan terjadi pada KDRT ada pada kekerasan secara fisik yang berdampak langsung pada anak sehingga bisa mengakibatkan perkembangan buruk bagi anak dalam pertumbuhannya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 08 Apr 2016 02:07
Last Modified: 08 Apr 2016 02:07
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/25508

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo