CARA MENGHITUNG DZIKIR TASBIH, TAHMID DAN TAKBIR

Majelis Tarjih, PP Muhammadiyah (2005) CARA MENGHITUNG DZIKIR TASBIH, TAHMID DAN TAKBIR. CARA MENGHITUNG DZIKIR TASBIH, TAHMID DAN TAKBIR (250).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://repository.umm.ac.id/344/1/Fatwa_24_2005_Hi...

Abstract

Hadits di atas hanya menganjurkan agar kaum muslimin membaca tasbih,tahmid, dan takbir setiap selesai shalat masing­masing 33 kali, sehingga berjumlah 99 kali dan disempurnakan 100 kali dengan membaca “Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalah lahul­mulku wa lahul­hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir”. Tidak diterangkan bagaimana cara menghitung jumlah apa yang dibaca itu. Dari hal ini dipahami bahwa Rasulullah saw menyerahkan cara­caranya kepada kaum muslimin untuk memilih cara yang baik menurut mereka, sehingga dapat menambah kekhusyukan mereka. Sebahagian kaum muslimin meniru cara menghitung yang dilakukan oleh umat Hindu, umat Budha, dan umat Nashrani, yaitu dengan menggunakan rosario yang oleh sebahagian kaum muslimin disebut ‘tasbih’. Cara ini tidak dilarang oleh agama Islam.Namun sebagian kaum muslimin ingin menunjukkan kepribadian (identitas diri) mereka dengan menggunakan jari­jari tangan untuk menghitungnya. Mereka beralasan dengan perintah Rasulullah saw agar kaum muslimin menampakkan identitas diri mereka sebagai seorang muslim, tidak ikut­ikutan dan tidak meniru­niru yang dilakukan umat lain, sebagaimana dipahami dari sabda beliau:

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Tarjih Script
Divisions: Others
Depositing User: Anwar Jasin
Date Deposited: 28 Feb 2012 04:52
Last Modified: 23 Mar 2012 23:52
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/250

Actions (login required)

View Item View Item