UMM Institutional Repository

ORGANISASI PENERBITAN MEDIA ALTERNATIF (Studi pada Media Alternatif Commonground Zine)

Nugroho, Kurniawan Adhi (2014) ORGANISASI PENERBITAN MEDIA ALTERNATIF (Studi pada Media Alternatif Commonground Zine). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-kurniawana-34725-1-pendahul-n.pdf

Download (105kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-kurniawana-34725-2-babi.pdf

Download (97kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini didasari atas fenomena keberadaan media alternatif yang mampu bertahan di tengah masyarakat. Salah satu media alternatif yang mampu bertahan cukup lama adalah Commonground Zine. Commonground Zine merupakan sebuah media alternatif berbentuk cetak yang bertemakan musik independent dan dan dikelola secara kolektif. Sebagai sebuah organisasi, hal menarik dan menjadi pertanyaan adalah bagaimana organisasi penerbitan yang ada di dalamnya. Tujuannya adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana bentuk/karakter organisasi yang ada dalam organisasi Commonground Zine, upaya apa yang dilakukan anggota organisasi dalam pengontrolan organisasi Commonground Zine, serta faktor apa saja yang memengaruhi keberlangsungan hidup Commonground Zine. Untuk mengetahui bentuk/karakter sebuah organisasi, Littlejohn dan Foss menjelaskan beberapa ruang lingkup organisasi: 1. Organisasi diciptakan melalui komunikasi, 2. Kegiatan organisasi berfungsi untuk mencapai tujuan individu dan tujuan bersama, 3. Kegiatan komunikasi dalam organisasi menciptakan pola-pola yang memengaruhi kehidupan organisasi, 4. Proses komunikasi menciptakan karakter dan budaya organisasi, 5. Pola kekuasaan dan pengawasan dalam komunikasi organisasi menghilangkan dan menciptakan hambatan. Selanjutnya agar organisasi tetap terkontrol, Thomkins dan George Cheney mengajukan gagasan mengenai komunikasi organisasi dalam tradisi sosiokultural yang terfokus pada makna bersama dan interpretasi yang dibangun atau dikontruksikan dalam jaringan, serta implikasi dari makna bersama dan interpretasi tersebut bagi kehidupan organisasi, teori ini dikenal dengan Teori Pengawasan Organisasi. Banyak indikator yang dapat digunakan untuk menciptakan atau menunjukkan pemahaman anggota organisasi mengenai peristiwa di dalam organisasi. Menurut Pacanowsky dan Trujillo, di antaranya adalah melalui pertunjukkan komunikasi: ritual, passion, sosial, politik dan enkulturasi. Selanjutnya untuk menganalisis kelangsungan hidup media, peneliti menggunakan Teori Ekologi Media. Dimmick menyebutkan, tiga sumber daya yang paling penting di dalam industri media adalah pemasukan iklan, audiens dan isi media. Melalui pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, hasil penelitian akan menggambarkan secara sistematik atas fenomena yang ada sehingga dapat lebih mudah untuk dipahami dan disimpulkan (Saifuddin Azwar, 2010: 6). Sumber penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu lima (5) anggota inti dari Commongrond Zine dengan metode pengumpulan data wawancara. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan cara Miles dan Huberman, berupa: data reduction (memilah dan memilih data), data display (penyajian data), dan conclusion drawing/verification (menarik kesimpulan dan verifikasi). Hasil penelitian menujukkan bahwa bentuk/karakter organisasi Commonground Zine: 1. Bersifat informal, 2. Kegiatan organisasi Commonground Zine bersifat luwes, 3. Kepemimpinan yang diterapkan di dalam organisasi Commonground Zine bersifat toleran, 4. Komunikasi merupakan unsur vital dalam organisasi Commonground Zine, 5. Organisasi Commonground Zine mengakomodir tujuan individu anggotanya. Selanjutnya, upaya-upaya yang dilakukan anggota organisasi dalam pengontrolan organisasi Commonground Zine berjenis pengawasan konsertif, yang dilakukan melalui beberapa cara: 1. Cara tersamar yang dilakukan sebagai bagian dari kegiatan organisasi yang tengah berjalan, 2. Meningkatkan kerja sama di antara para anggota, 3. Menjaga hubungan sosial sesama anggota, 4. Pemberian motivasi, namun hal ini kurang terasa karena faktor kedisiplinan diserahkan pada individu masing-masing anggota. Lebih lanjut, faktor-faktor yang memengaruhi keberlangsungan hidup Commonground Zine terbagi menjadi dua, Faktor Internal: 1. Intensitas ritual organisasi, dalam hal ini rapat organisasi, 2. Atmosfer organisasi yang sama dengan kegemaran anggota, yaitu dunia musik, 3. Kedekatan emosional di antar para anggotanya, 4. Dinamika organisasi yang memungkinkan aktualisasi diri anggota, 5. Enkulturasi, namun sayang di sini tidak dilanjutkan dengan proses pengaderan, 6. Isi media yang kreatif. Sedangkan faktor eksternalnya antara lain, pemasukkan iklan yang cukup dan respon audiens yang tinggi. Atas hasil penelitian tersebut, direkomendasikan kepada peneliti yang mengadakan penelitian serupa untuk memilih objek penelitian yang berbeda, misalkan pada jenis media alternatif televisi, radio atau online. Bagi Commonground Zine atau pegiat media alternatif, peneliti memberikan beberapa saran: 1. Tetap mempertahankan karakter zine sebagai wadah berkreatifitas, 2. Pemimpin organisasi lebih memotivasi anggotanya apabila kondisi anggotanya sedang tidak kondusif, 3. Lebih memerhatikan aspek kaderisasi untuk keberlanjutan organisasi yang lebih lama.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 05 Apr 2016 09:28
Last Modified: 05 Apr 2016 09:28
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/24744

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo