UMM Institutional Repository

Keanekaragaman Makrofauna Tanah Daerah Pertanian Apel Semi Organik dan Pertanian Apel Non Organik Kecamatan Bumiaji Kota Batu sebagai Bahan Ajar Biologi SMA

Aminullah, Yusron (2014) Keanekaragaman Makrofauna Tanah Daerah Pertanian Apel Semi Organik dan Pertanian Apel Non Organik Kecamatan Bumiaji Kota Batu sebagai Bahan Ajar Biologi SMA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-yusronamin-37752-1-pendahul-.pdf

Download (603kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-yusronamin-37752-2-babi.pdf

Download (225kB) | Preview

Abstract

Makrofauna tanah merupakan hewan tanah yang memiliki ukuran tubuh > 2 mm serta hidup pada permukaan tanah maupun dalam tanah. Populasi makrofauna tanah saat ini pada pertanian apel semi organik dan pertanian apel non-organik sangat langka akibat pola pertanian intensif yaitu dengan penggunaan insektisida sintetik. Masalah lain adalah kurangnya informasi tentang makrofauna tanah yang terdapat pada pertanian apel semi organik dan pertanian apel non organik di Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriftif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 20-23 April 2014 dengan metode plot (kuadrat) dan menggunakan jebakan (Pittfall Trap). Penelitian dilakukan dengan bertujuan untuk mengetahui jenis makrofauna tanah, parameter ekologi, indeks keanekaragaman jenis, dan indeks kemerataan jenis yang terdapat pada pertanian apel semi organik dan pertanian apel non organik Hasil penelitian menunjukkan bahwa makrofauna tanah yang ditemukan terdiri dari jenis Platydracus sp, Phyllophoga sp, Geophilus sp, Helicodiscus sp, Gryllus sp, Gryllotalpa gryllotalpa, Pirata piraticus, Pisaurina mira, Megascolex sp, Sigmoria trimaculata, Pachycodyla sp, Anoplolepis gracilipes, Iridomyrmex sp, Camponotus sp, dan Pheidole moerens. Parameter ekologi makrofauna tanah adalah: (1) Kepadatan berkisar antara 2,667 ind/m2 - 416,889 ind/m2, kepadatan relatif berkisar antara 0,004 - 0,487. kepadatan terendah jenis Pisaurina mira dan tertinggi jenis Irydomyrmex sp. (2) Frekuensi berkisar antara 0,063 - 0,844, frekuensi relatif berkisar antara 0,010 – 0,176 dengan nilai frekuensi terenda jenis Phyllophaga sp dan tertinggi jenis Irydomyrmex sp. (3) Indeks nilai penting tertinggi jenis Irydomyrmex sp 0,687, terendah Pisaurina mira 0,011. Indeks keanekaragaman jenis Shannon wiener (H’) 1,719 atau kategori keanekaragaman jenis rendah. Nilai evennes (E) yaitu 0,62 yang berarti populasi cenderung merata (E mendekati 1). Kelimpahan berkisar 1 - 16,63, terendah jenis Pisaurina mira dan tertinggi jenis Irydomyrmex sp.(4) Hasil penelitian ini digunakan sebagai bahan ajar Biologi SMA dalam bentuk poster.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > QH Natural history
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education (84205)
Depositing User: Mr Moch. sholeh
Date Deposited: 05 Apr 2016 04:58
Last Modified: 05 Apr 2016 04:58
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/24679

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo