UMM Institutional Repository

ANALISIS KOMPOSISI HUTAN MANGROVE DI PANTAI TLANAKAN KECAMATAN TLANAKAN KABUPATEN PAMEKASAN MADURA

Hidayah, Syaiful (2004) ANALISIS KOMPOSISI HUTAN MANGROVE DI PANTAI TLANAKAN KECAMATAN TLANAKAN KABUPATEN PAMEKASAN MADURA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2004-syaifulhid-1280-Pendahul-n.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Pantai Tlanakan Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan merupakan pantai yang memiliki sumber daya Mangrove yang sangat potensial. Sebagai sumber daya alam, sebagian hutan mangrove telah banyak didayagunakan bagi pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Namun sampai saat ini belum banyak diketahui mengenai komposisi dan manfaat yang lebih terinci tentang hutan mangrove. Oleh karena itu dilakukan penelitian analisis komposisi hutan mangrove di pantai Tlanakan Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan – Madura. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. populasi dalam penelitian ini adalah hutan mangrove yang terdapat di pantai kec. Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Sedangkan samplenya adalah jenis tumbuhan hutan mangrove yang ditemukan didalam plot dalam setiap transek di setiap sub daerah pengamatan. Dari hasil pengamatan , maka secara umum dapat dijelaskan bahwa komposisi (struktur Vegetasi) hutan mangrove di pantai Tlanakan terdiri atas sepuluh jenis tumbuhan mangrove dalam tujuh Family, yaitu jenis Rhizophora apiculata, Rhizophora stylosa, , Avicennia marina, Avicennia marina, Avicennia eucalyptofolia, Avicennia sp, Sonneratia alba, Phemphis acidula, Aegiceras corniculatum, Excoecera agallocha,Lumnetzera racemosa. Data mengenai perhitungan parameter ekologi adalah sebagai berikut: Untuk daerah pengamatan Bagian timur tingkat pohon kepadatan relatif tertnggi pada Rhizophora apiculata sebesar (145,41%); frekuensi relatif tertinggi pada Rhizophora apiculata sebesar (41,45%); dominansi relatif tertinggi pada Rhizophora apiculata sebesar(51,09%). Pada tingkat tiang masih di dominasi oleh Rhizophora apiculata dengan kepadatan relatif sebesar (52.47%); frekuensi relatif sebesar (36.84%); dominansi relatif sebesar (48.39%). Sedangkan untuk tingkat semai juga di dominasi jenis Rhizophora apiculata dengan nilai kerapatan relatif sebesar (32.83%); dan frekuensi relatif sebesar (38.05%). Sedangkan untuk daerah pengamatan bagian barat untuk tingkat pohon dikuasai oleh jenis Rhizophora stylosa dengan nilai kerapatan relatif (47,92%); frekuensi relatif (28.56); tapi untuk dominansi relatif tertinggi adalah jenis Sonneratia alba sebesar (63,05%), Pada tingkat tiang kerapatan tertinggi pada Rhizophora stylosa sebesar (56.63%); frekuensi relatif tertinggi pada Rhizophora stylosa sebesar 37.87%); dominasnsi relatif tertinggi pada Rhizophora stylosa sebesar (45.50%). Untuk tingkat semai kerapatan relatif dan frekuensi tertinggi pada jenis Rhizophora stylosa sebesar (38.57%) dan (26.85%).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education (84205)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 04 Apr 2016 12:33
Last Modified: 04 Apr 2016 12:33
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/24588

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo