UMM Institutional Repository

EFEKTIFITAS INFUS KULIT BUAH DELIMA PUTIH (Punica granatum L.) DAN BIJI PINANG (Areca catechu L.) SEBAGAI PENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI Shigella dysenteriae SECARA IN VITRO

ARISHINTA, LOUIS IFKA (2004) EFEKTIFITAS INFUS KULIT BUAH DELIMA PUTIH (Punica granatum L.) DAN BIJI PINANG (Areca catechu L.) SEBAGAI PENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI Shigella dysenteriae SECARA IN VITRO. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Other
jiptummpp-gdl-s1-2004-louisifkaa-75-PENDAHUL-N.PDF

Download (165kB) | Preview

Abstract

Tumbuhan delima putih (Punica granatum L.) dan Pinang (Areca catechu L.) merupakan sebagian tumbuhan yang dapat digunakan sebagai obat tradisional. Hasil infus kulit buah Punica granatum L. dan biji Areca catechu L. dapat digunakan sebagai penghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae secara in vitro. Hal ini disebabkan kedua bagian tumbuhan tersebut mengandung tanin yang secara farmatologi dapat bermanfaat sebagai antidisentri dan antidiare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh berbagai konsentrasi infus kulit buah delima putih (Punica granatum L.) terhadap pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae secara in vitro, untuk mengetahui perbedaan pengaruh berbagai konsentrasi infus biji pinang (Areca catechu L.) terhadap pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae secara in vitro, untuk mengetahui konsentrasi infus kulit buah delima putih (Punica granatum L.) yang paling efektif dalam penghambatan pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae secara in vitro, untuk mengetahui konsentrasi infus biji pinang (Areca catechu L.) yang paling efektif dalam penghambatan pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae secara in vitro, dan untuk mengetahui infus tumbuhan obat manakah yang paling efektif dalam penghambatan pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae secara in vitro. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen sungguhan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari perlakuan konsentrasi dan masing-masing perlakuan diulang 4 kali. Adapun perlakan-perlakuan tersebut adalah perlakuan pemberian infus kulit buah Delima putih (Punica granatum L.) dan biji pinang (Areca catech L.) masing-masing kelompok perlakuan dengan konsentrasi 0%, 20%, 40%, 60%, 80%, 100%. Hasil uji statistik dengan menggunakan SPSS versi 10.0.1 diperoleh kesimpulan bahwa infus kulit buah delima putih (Punica granatum L.) dan infus biji pinang (Areca catechu L.) berpengaruh sangat nyata terhadapat pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae secara in vitro. Sedangkan konsentrasi infus kulit buah delima putih (Punica granatum L.) dan infus biji pinang (Areca catechu L.) yang paling efektif untuk penghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae secara in vitro adalah konsentrasi 100% dan pada konsentrasi yang sama infus kulit buah delima putih (Punica granatum L.) lebih efektif untuk penghambatan pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae secara in vitro dibandingkan dengan infus biji pinang (Areca catechu L.).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education (84205)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 04 Apr 2016 11:55
Last Modified: 04 Apr 2016 11:55
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/24572

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo