UMM Institutional Repository

PERUBAHAN KADAR PROTEIN DAN VITAMIN C PADA DAUN CINCAU HITAM (Mesona palustris BI) DAN DAUN CINCAU HIJAU (Cyclea barbata Miers) SETELAH MENGALAMI PENGOLAHAN

PUDYATANTI, YENIS (2004) PERUBAHAN KADAR PROTEIN DAN VITAMIN C PADA DAUN CINCAU HITAM (Mesona palustris BI) DAN DAUN CINCAU HIJAU (Cyclea barbata Miers) SETELAH MENGALAMI PENGOLAHAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Other
jiptummpp-gdl-s1-2004-yenispudya-121-Pendahul-n.PDF

Download (67kB) | Preview

Abstract

Protein nabati yang berasal dari tumbuh-tumbuhan salah satunya adalah tanaman cincau. Bagian dari tanaman ini yang diambil sebagai sumber pangan adalah daunnya. Karena kalau dilihat dari potensinya daun cincau ini mempunyai prospek yang baik untuk dikembaangkan sebagai komoditas bahan makanan serat dan alternatife lain dalam pemenuhan gizi misalnya pada protein dan vitamin.Vitamin C adalah vitamin yang paling mudah rusak selama penyimpanan dan pemasakan. Oleh sebab itu tubuh manusia memerlukan asupan atau tambahan protein dan vitamin dari sumber makanan alternatife salah satunya adalah cincau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan kadar protein dan vitamin C pada daun cincau hitam (Mesona palustris BI) dan daun cincau hijau (Cyclea barbata Miers) dalam keadaan segar dan sesudah menjadi gelatin. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh daun cincau hitam dan daun cincau hijau. Sedangkan sampelnya masing-masing mengambil 10 lembar daun cincau dari daun yang berbeda, yang diambil dari Desa Wonokarto Kec. Ngadirojo Kab. Pacitan dengan ciri-ciri daun yang sudah dewasa yang tandai dengan warna hijau kehitaman serta dalam keadaan yang tidak sobek. Jenis penelitian yang adalah pra-eksperimen dengan desain the one shot case study. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 24 – 30 Desember 2003 di Laboratorium Kimia Universitas Muhammadiyah Malang. Dengan variabel bebasnya jenis daun cincau, variabel terikatnya kadar protein dan vitamin C, dan variabel kontrolnya daun cincau hijau dan hitam yang berwarna hijau kehitaman dalam kondisi fisik yang utuh tidak sobek. Dari hasil penelitian daun cincau hitam segar mempunyai rerata protein 16,22125 lebih tinggi dari daun cincau hijau segar yaitu 13,565. Sedangkan rerata vitamin C daun cincau hitam segar 26,2985 dan kadar vitamin C daun cincau hijau 25,085.Setelah menjadi gelatin kadar protein daun cincau hitam 1,73875 dan hijau 1,7775. Kadar vitamin C setelah menjadi gelatin cincau hitam 16,8312 dan cincau hijau 10,97775. Dari sini dapat disimpulkan bahwa ada perubahan kadar protein pada daun cincau hitam dan daun cincau hijau setelah mengalami pengolahan. Sedangkan kadar vitamin C pada daun segar dan setelah menjadi gelatin cincau hitam mempunyai kadar vitamin C lebih tinggi dibanding cincau hijau.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education (84205)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 04 Apr 2016 11:42
Last Modified: 04 Apr 2016 11:42
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/24561

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo