UMM Institutional Repository

UJI TOKSISITAS AKUT SURFAKTAN DETERJEN DAN LAMA PENDEDAHAN TERHADAP KEPITING SUNGA

ESTININGTYAS, (2004) UJI TOKSISITAS AKUT SURFAKTAN DETERJEN DAN LAMA PENDEDAHAN TERHADAP KEPITING SUNGA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Other
jiptummpp-gdl-s1-2004-estiningty-1408-Pendahul-n.PDF

Download (69kB) | Preview

Abstract

Deterjen telah lama digunakan sebagai bahan pembersih pakaian dan alat-alat rumah tangga. Hal ini didasarkan atas sifatnya sebagai bahan pengemulsi yang baik. Pemakaian deterjen secara intensif berdampak pada pencemaran lingkungan perairan. Air buangan dari limbah rumah tangga seperti deterjen kembali ke lingkungan perairan melalui selokan-selokan yang akhirnya terkumpul di sungai dan terakumulasi dalam konsentrasi tinggi (Wardhana, 1985). Bahan baku deterjen yang dipakai di Indonesia adalah deterjen anionik berupa Alkil Benzena Sulfonat (ABS) dan Linier Alkil Sulfonat (LAS) ABS banyak dipilih dan digunakan karena harganya murah walaupun sulit didegradasi secra mikrobiologis. Sebaliknya LAS tidak disukai karena meskipun mudah didegradasi secara biologis, tetapi harganya mahal (Morrison and Boyd, 1987). Beban masukan deterjen tersebut dapat mengakibatkan pemusnahan jenis organisme perairan secara selektif sesuai dengan toleransinya terhadap deterjen (James, 1979). Menurut Wardhana (1985), bahan antiseptik yang ditambahkan ke dalam deterjen juga mengganggu kehidupan mikroorganisme dalam air bahkan mematikan. Kepiting sungai adalah salah satu organisme perairan yang habitatnya di sungai. Dewasa ini kepiting sungai sangat sulit ditemukan karena adanya berbagai macam faktor yang merusak habitatnya, diantaranya adalah adanya pencemaran air, seperti limbah deterjen, karena limbah ini selain dapat mengubah pH air menjadi 10,5-11, juga dapat menurunkan kadar oksigen, serta dapat menaikan suhu diperairan tersebut, sehingga akan mengganggu populasi kepiting diperairan tersebut. Dengan berkurangnya populasi kepiting sungai disuatu perairan, maka dapat dijadikan indikator bahwa perairan tersebut telah tercemar (Afrianto, 1993; Soim, 1998; Wardhana, 1985). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah surfaktan deterjen dan lama pendedahan.variabel terikat dalam penelitian ini adalah kepiting sungai.Variabel kendali dalam penelitian ini adalah umur kepiting sungai yang diuji. Variabel intervening dalam penelitian ini adalah pH, suhu, DO dan salinitas. Hasil dari penelitin ini adalah tidak ada interaksi antara kadar surfaktan deterjen dan lama pendedahan terhadap kepiting sungai yang diujikan. Kadar surfaktan LAS dan ABS 50 mg/l dalam waktu 24 – 96 jam memberikan pengaruh paling besar terhadap kepiting sungai yangt diujikan.Kadar surfaktan LAS yang dapat mengakibatkan kematian 50% kepiting sungai adalah pada kadar 20 mg/l dan 30 mg/l dengan kisaran waktu antara 72 – 96 jam. Kadar surfaktan ABS yang dapat mengakibatkan kematian 50% kepiting sungai adalah pada kadar 20 mg/l dan 30 mg/l dengan kisaran waktu antara 72 – 96 jam. Surfaktan LAS lebih bersifat toksik dibandingkan dengan surfaktan ABS pada hewan uji, yang dibuktikan dengan rata-rata LC50 LAS (17,935 – 80,335) < rata-rata LC50 ABS (20,751 – 184,042). Hal ini dimungkinkan karena hewan uji telah teradaptasi pada lingkungan dengan kadar deterjen dengan surfaktan ABS yang tinggi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education (84205)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 04 Apr 2016 10:21
Last Modified: 04 Apr 2016 10:21
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/24516

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo