UMM Institutional Repository

PERBEDAAN EFEKTIVITAS PERASAN RIMPANG Curcuma aeroginosa, Curcuma heyneana, Curcuma xanthorrhiza dan Zingiber aromatica DALAM PENGENDALIAN CACING GELANG (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO

ROSIDAH, (2004) PERBEDAAN EFEKTIVITAS PERASAN RIMPANG Curcuma aeroginosa, Curcuma heyneana, Curcuma xanthorrhiza dan Zingiber aromatica DALAM PENGENDALIAN CACING GELANG (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2004-rosidah993-1523-Pendahul-n.pdf

Download (35kB) | Preview

Abstract

Salah satu masalah utama peternak di daerah tropis adalah tingginya angka kematian akibat infeksi parasit. Hal ini harus diperhitungkan secara serius karena ternak ini dapat mempengaruhi laju pembangunan sub sektor peternakan. Saat ini telah dikenal bermacam-macam obat cacing sintetik. Namun dengan adanya kondisi perekonomian indonesia seperti saat ini, harga obat-obatan menjadi relatif mahal, sehingga hal ini menjadi masalah tersendiri bagi peternak yang ingin memperoleh banyak keuntungan dari usahanya. Parasit yang berupa cacing diketahui dapat mengakibatkan menurunnya produksi telur sebesar 15 – 30% bahkan dapat menghentikan sama sekali, selain itu cacing Ascaridia galli dapat menghambat pertumbuhan ayam terutama ayam muda, menurunkan berat badan dan bahkan menyebabkan kematian jika serangan cacing itu hebat. Rimpang temu ireng, temu giring, temu lawak dan lempuyang wangi mengandung minyak atsiri yang berfunsi sebagai anthelmintik (obat cacing) minyak atsiri merupakan campuran alamiah lipofilik yang komponennya terdiri dari isoprena, sebagian besar komponen itu merupakan hidrokarbon, monoterpen dan sesquiterpen serta turunannya. Seskuiterpen dapat mengakibatkan paralisis pada cacing Ascaridia galli. Namun kandungan seskuiterpen tersebut berbeda-beda antara rimpang yang satu dengan rimpang yang lain, sehingga diperkirakan bahwa rimpang tersebut mempunyai efektivitas yang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan efektivitas perasan rimpang Curcuma aeroginosa, Curcuma heyneana, Curcuma xanthorrhiza dan Zingiber aromatica dalam pengendalian cacing gelang (Ascaridia galli) secara in vitro. Dan untuk mengetahui jenis perasan rimpang yang paling efektif dalam pengendalian cacing (Ascaridia galli) secara in vitro. Metode yang digunakan adalah eksperimen nyata dengan menggunakan RAL satu faktor, dengan 4 perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali. Penelitian dilaksanakan di LAB Kimia, FKIP, UMM pada tanggal 4–5 September 2003. Untuk mencari pengaruh yang nyata maka dilakukan uji Anava satu faktor, selanjutnya untuk mengetahui perbedaan pengaruh antar perlakuan dilanjutkan uji jarak duncan’s dengan taraf signifikans 0,05%. Kesimpulan dari penelitian ini, rimpang temu ireng, temu giring, temu lawak dan lempuyang wangi mempunyai efektivitas yang berbeda-beda dalam pengendalian cacing gelang (Ascaridia galli) secara in vitro dan rimpang temu ireng terbukti paling efektif dalam pengendalian cacing gelang Ascaridia galli daripada temu giring, temeu giring lebih efektif daripada temu lawak, temu lawak lebih efektif daripada lempuyang wangi dalam pengendalian cacing (Ascaridia galli) secara in vitro.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education (84205)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 04 Apr 2016 09:56
Last Modified: 04 Apr 2016 09:56
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/24494

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo