UMM Institutional Repository

AKTIVITAS ANTIBAKTERI SAPONIN SERBUK HASIL ISOLASI Aloe barbadensis Miller TERHADAP Streptococcus agalactiae PENYEBAB MASTITIS SECARA IN VITRO

Fauzi, Irfan (2010) AKTIVITAS ANTIBAKTERI SAPONIN SERBUK HASIL ISOLASI Aloe barbadensis Miller TERHADAP Streptococcus agalactiae PENYEBAB MASTITIS SECARA IN VITRO. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2010-irfanfauzi-18412-PENDAHUL-N.pdf

Download (130kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2010-irfanfauzi-18412-BAB+I.pdf

Download (14kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri saponin serbuk hasil isolasi Aloe barbadensis Miller terhadap Streptococcus agalactiae secara in vitro dan mengetahui bahan pengisi yang tepat untuk menyokong aktivitas antibakteri saponin serbuk. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar penelitian untuk penelitian lanjut secara in vivo penggunaan saponin hasil isolasi Aloe barbadensis Miller pada ternak penderita mastitis. Kemudian, dapat memberikan informasi tentang saponin hasil isolasi Aloe barbadensis Miller sebagai antibiotik alami, pengganti antibiotik sintetik atau semisintetik dalam pengobatan masititis. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Universitas Muhammadiyah Malang. Penelitian ini mengunakan saponin hasil isolasi Aloe barbadenseis Miller dengan filler dextrin dan amilum yang diujikan pada bakteri Streptococcus agalactiae penyebab mastitis. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan RAL, perlakuan 6 dosis saponin 0%; 1,5%; 3%; 6,2%; 12,5%; 25% dan 50% diulang sebanyak 3 kali. Data hasil penelitian di analisis secara diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji MIC dengan filler dextrin dan amilum baru menunjukkan daya hambatnya sama-sama pada konsentrasi 12,5%,sedangkan hasil difusi cakram pada saponin dengan filler dextrin baru menunjukkan zona hambat pada konsentrasi 12,5% dan pada filler amilum baru menunjukkan zona hambat disekitar cakram disk pada konsentrasi 6,2% Kesimpulan yang dapat diambil adalah penggunaan antibiotik saponin dengan filler dextrin pada konsentrasi 1,5% sampai 25% bersifat kurang peka dan pada konsentrasi 50% termasuk bersifat peka, sedangkan pada filler amilum pada konsentrasi 1,5% sampai 25% termasuk kurang peka. Saponin dengan filler dextrin sampai level 50% memberikan zona hambat yang lebih besar dari pada filler amilum.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Animal Husbandry
Depositing User: Mr Ahzen Habidin Muslim
Date Deposited: 04 Apr 2016 06:48
Last Modified: 04 Apr 2016 06:48
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/24380

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo