UMM Institutional Repository

PENGARUH EKSTRAK KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana) DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP DAYA HAMBAT BAKTERI Vibrio alginolyticus SERTA PREVALENSI DAN SINTASAN IKAN KERAPU CANTANG (Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus)

ARINI, (2015) PENGARUH EKSTRAK KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana) DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP DAYA HAMBAT BAKTERI Vibrio alginolyticus SERTA PREVALENSI DAN SINTASAN IKAN KERAPU CANTANG (Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-arini20101-38082-1-pendahul-n.pdf

Download (695kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-arini20101-38082-2-babi.pdf

Download (92kB) | Preview

Abstract

Ekstrak kulit manggis adalah salah satu bahan alami alternatif yang mengandung senyawa dengan aktivitas farmakologi misalnya anti inflamasi sebagai anti peradangan, anti histamine sebagai anti alergi, anti bakteri dan anti jamur yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kulit manggis terhadap uji daya hambat, prevalensi dan sintasan serta untuk mengetahui konsentrasi ekstrak kulit manggis yang memberikan nilai prevalensi dan sintasan terbaik pada ikan kerapu cantang yang diinfeksi bakteri Vibrio alginolyticus. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan Balai Budidaya Ikan Air Payau (BBAP) Situbondo. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode eksperimen, penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Konsentrasi ekstrak kulit manggis yang diberikan sebanyak 0 ppm, 6 ppm, 12 ppm, 18 ppm, 24 ppm, terdapat 5 perlakuan dan dilakukan sebanyak 3 kali ulangan. Hasil analisis varian (ANAVA) menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak kulit manggis dalam menghambat pertumbuhan bakteri V. alginolyticus berpengaruh sangat nyata. Dari hasil analisis varian diketahui bahwa prevalensi dan sintasan ikan kerapu cantang pada perlakuan pengobatan dengan ekstrak kulit manggis yang diberikan tidak berpengaruh nyata. Nilai prevalensi dan sintasan terbaik didapat pada perlakuan P3 (12 ppm) dengan prevalensi terendah 13,3% dan sintasan tertinggi 93,3%. Gejala klinis yang terjadi pada ikan uji setelah diinfeksi bakteri Vibrio alginolyticus adalah ikan berenang pasif, penurunan nafsu makan, warna tubuh ikan uji menjadi gelap, luka merah pada bagian depan mulut dan insang terlihat pucat. Selama penelitian, kualitas air dijaga dengan dilakukan penyiponan dan pergantian air sebanyak 20% setiap hari. Rata-rata pengukuran kualitas air selama penelitian adalah suhu; 29°C, DO; 7,7 mg/l, pH; 7 dan salinitas; 30 ppt. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak kulit manggis dapat digunakan sebagai bahan alami alternatif anti bakteri, disarankan konsentrasi yang diberikan pada uji aplikasi masih perlu ditingkatkan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Fishery (54242)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 04 Apr 2016 03:26
Last Modified: 04 Apr 2016 03:26
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/24292

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo