UMM Institutional Repository

KESADARAN MASYARAKAT TENTANG TAYANGAN KEKERASAN DI TELEVISI (Studi pada Masyarakat Sumbersari tentang Kekerasan dalam Tayangan Televisi)

SOFIANDI, ARIF (2014) KESADARAN MASYARAKAT TENTANG TAYANGAN KEKERASAN DI TELEVISI (Studi pada Masyarakat Sumbersari tentang Kekerasan dalam Tayangan Televisi). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-arifsofian-35794-1-pendahul-n.pdf

Download (271kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-arifsofian-35794-2-babi.pdf

Download (178kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh begitu banyaknya tayangan televisi yang menampilkan banyaknya adegan kekerasan, baik itu verbal maupun non verbal. Sebagai illustrasinya adalah adegan suami memukul istri pada tayangan sinetron, tayangan gosip yang isinya sebagian besar adalah fitnah, lalu tayangan penghakiman massa yang sering di tampilkan pada tayangan berita, dan goyangan dangdut yang sengaja menampilkan lekukan tubuhnya untuk dilihat oleh penonton. Namun kenyataannya masyarakat justru menikmati tayangan yang bermuatan kekerasan tersebut, terbukti dari rating yang tinggi terhadap tayangan kekerasan yang bermuatan kekerasan tersebut. Oleh karena itu, dari fenomena inilah yang membuat peneliti tertarik untuk mengkaji lebih lanjut tentang kesadaran masyarakat tentang kekerasan dalam tayangan televisi. Ada beberapa teori yang digunakan peneliti sebagai alat diskusi untuk penelitian ini yang pertama adalah teori kultivasi, menurut teori kultivasi ini, televisi menjadi media atau alat utama dimana para penonton televisi belajar tentang masyarakat dan kultur dilingkungannya. Dengan kata lain, persepsi apa yang terbangun di benak pemirsa tentang masyarakat dan budaya sangat ditentukan oleh televisi. Kontruksi sosial dan teori sudut pandang. Dalam teori kontruksi sosial disebutkan bahwa masyarakat menciptakan secara terus menerus suatu realitas yang dimiliki dan dialami bersama secara subyektif, dan yang menjadi medianya disini adalah televisi, televisi membentuk opini masyarakat secara bersamaan dan subjektif. Jika masyarakat tidak kritis dalam memahami dan menyikapi isi dari tayangan televisi, maka masyarakat kita akan terpengaruh dan hanya mengikuti arus tayangan televisi yang saat ini isi tayangannya lebih banyak bersifat subjektif, sehingga persepsi, opini penonton televisi digiring sedemikian rupa agar sesuai dengan apa yang mereka lihat di televisi. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif interpretatif, dengan cara memfokuskan diri pada tanda dan teks sebagai objek kajiannya, serta bagaimana menafsirkan dan memahami kode di balik tanda dan teks tersebut. Sementara metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Case Studies, metode ini digunakan karena peneliti ingin mengetahui bagaimana sebenarnya kesadaran masyarakat tentang kekerasan yang ada dalam tayangan televisi. Teknik pengemupulan data dalam penelitian adalah, wawancara, observasi dan dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis Miles and Hubberman, sedangkan untuk teknik keabsahan datanya peneliti menggunakan teknik triangulasi untuk membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara. Setelah dilakukan penelitian kepada tujuh orang masyarakat yang bertempat tinggal di kelurahan Sumbersari RT 02 RW 02 dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi, ditemukan bahwa masyarakat disana memahami tentang adanya kekerasan yang ada dalam tayangan televisi namun belum sampai ke tahap menyadari, itu terlihat dari kondisi masyarakat yang menikmati tayangan kekerasan tersebut sebagai sebuah hiburan saja. Setelah disimpulkan, konseptualisasi masyarakat tentang kekerasan dalam tayangan televisi adalah suatu tindakan yang bisa menyakiti seseorang baik itu secara fisik dan juga perkataan yang ada dalam tayangan televisi yang dinikmati sebagai suatu hiburan saja. Dari hasil penelitian itu terbukti bahwa masyarakat kelurahan Sumbersari RT 02 RW 02 belum kritis atau pengetahuannya masih rendah dalam menanggapi kekerasan dalam tayangan telvisi tersebut, jika ini terus berlanjut maka masyarakat bisa terkena efek dari tayangan televisi tersebut dan kita tahu bahwa tayangan televisi hampir semuanya bersifat subjektif.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 04 Apr 2016 02:52
Last Modified: 04 Apr 2016 02:52
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/24268

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo