UMM Institutional Repository

PENGGUNAAN SARKASME DALAM TELEVISI INDONESIA (ANALISIS ISI PROGRAM TAYANGAN PESBUKER DI ANTV 28 Mei - 31 Mei dan 3 Juni - 5 Juni 2013

FERTSA Y.S, HEPPY (2014) PENGGUNAAN SARKASME DALAM TELEVISI INDONESIA (ANALISIS ISI PROGRAM TAYANGAN PESBUKER DI ANTV 28 Mei - 31 Mei dan 3 Juni - 5 Juni 2013. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-heppyferts-36138-1-pendahul-n.pdf

Download (902kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-heppyferts-36138-2-babi.pdf

Download (274kB) | Preview

Abstract

Media televisi mempunyai daya tarik yang lebih tinggi sebagai media elektronik, dibandingkan dengan radio yang sifatnya auditif (hanya dapat didengar) sedangkan televisi memiliki unsur visual atau gambar bergerak (moving picture) sehingga segalanya seolah-olah terlihat "hidup" dan audiens merasa seperti ikut didalamnya. Di Indonesia sendiri, dunia pertelevisian, semakin berkembang pesat terbukti dengan bermunculannya pertelevisian swasta di Indonesia seperti TRANS TV, SCTV, TRANS7, ANTV, dan masih banyak lagi program televisi swasta yang lain. Pada akhir tahun 1980 dan 1990 an, dari banyaknya genre yang ada pada media televisi salah satu yang paling digemari sekarang adalah komedi. Komedi sebagai suatu unsur hiburan semakin berkembang dari jaman ke jaman. Semakin hari fungsi komedi sebagai alat penghibur masyarakat menjadi semakin penting. Komedi sudah menjadi kebutuhan terutama bagi masyarakat perkotaan yang hidupnya penuh dengan tekanan. Tetapi di dalam melucu banyak komedian yang lebih banyak mengeluarkan sarkasme atau pun umpatan serta penghinaan terhadap fisik seseorang. Hal tersebut sebenarnya adalah lawakan yang tidak cerdas. Lebih banyak lawakanyang menjadikan pemain lain sebagai obyek penderita ataupun umpatan yang tidak semestinya. Agar permasalahan yang akan dibahas menjadi terarah dan sesuai dengan tujuan yang diinginkan yaitu untuk mengetahui bagaimana bentuk - bentuk sarkasme, dan bertujuan untuk mengetahui bahwa televisi Indonesia juga mengajarkan budaya sarkasme tehadap masyarakat luas Maka dari itu peneliti menganalisis seberapa besar kemunculan sarkasme, penelitian ini menggunkan metode analisis isi dengan perangkat statistik deskriptif. Dalam penelitian ini menggunakan satuan ukuranya adalah per detik, dengan struktur kategorisasinya sarkasme ironi dengan tiga indikator :1. Asosiasi pada binatang, 2. Asosiasi pada seks, 3. Asosiasi pada benda mati, sedangkan kategorisasasi sarkasme lugas dengan tiga indikator yaitu : 1. Menghina, 2. Mencaci, 3.Membentak.Teknik pengumpulan data dengan pengkoderan Hasil penelitian menunjukan seberapa besar kemunculan berdasarkan kategori sarkasme ironi 147 dengan rincian indikator, asosiasi pada binatang 31, asosiasi pada sex 23, asosiasi pada benda mati 93. Sedangkan pada kategorisasi sarkasme lugas 300 dengan indikator menghina 163, mencaci 72, dan membentak 65. Dapat ditotalkan dari keseluruhan adalah 447 dalam program tayangan komedi Pesbukers selama tujuh hari, dapat diketahui sarkasme ironi 0,87 atau 87% > 0,75 atau 75% yang didapat dari perhitungan menggunkan rumus Scott, hasil ini sebelumnya didapat dari penghitungan yang menggunakan rumus Holsty sebesar 0,94 atau 94% maka dinyatakan reliabel. Sedangkan hasil dari penghitungan dari kategorisasi sarkasme lugas 0,78 atau 78% > 0,75 atau 75% yang didapat dari perhitungan menggunkan rumus Scott yang sebelumnya didapat dari perhitungan menggunakan rumus Holsty sebesar 0,91 atau 91% maka dinyatakan reliabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa program acara komedi Pesbukers yang ditayangan oleh stasiun televisi ANTV terdapat sarkasme dengan kategori sarkasme ironi dengan indikator asosiasi pada binatang, asoasiasi pada seks, asoasiasi pada benda mati, dan juga kategorisasi sarkasme lugas dengan indikator menghina, mencaci,dan membentak. Hal ini dapat diketahui peneliti dengan menggunakan penghitungan yang akurat sehingga program acara komedi ini memang menggunakan sarkasme dalam menyajikan sebuah hiburan. Disarankan bagi peneliti selanjutnya jika ingin meneliti tema yang sejnis agar mengunakan metode yang berbeda sehingga dapat menjelaskan sarkasme dalam program tayangan komedi dan dalam pengkategorian lebih spesifikasi lagi agar penelitian bisa dipertanggung jawabkan dan tidak terjadi kesulitan dalam pengkodingannya dan, bentuk-bentuk sarkasme beserta indikatornya tentu saja akan sangat menarik apabila makna yang terkandung didalamnya dapat terungkap.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 04 Apr 2016 02:36
Last Modified: 23 Feb 2018 03:43
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/24257

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo