UMM Institutional Repository

KAJIAN PENGGUNAAN MULSA ORGANIK KERTAS PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH(Allium ascalonicum L.)

Lestari, Rina (2015) KAJIAN PENGGUNAAN MULSA ORGANIK KERTAS PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH(Allium ascalonicum L.). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-rinalestar-38369-1-pendahul-1.pdf

Download (280kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-rinalestar-38369-2-bab1.pdf

Download (12kB) | Preview

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, sumber penghasilan petani, maupun penghasil devisa negara. Produksi bawang merah nasional Jawa Timur, produksi tahun 2010 mencapai 203.739 ton dari luas panen 26.507 ha produktivitas 7,69 ton/ha (Deptan, 2012). Salah satu faktor pembatas pengembangan produksi bawang merah adalah biaya produksi terus meningkat akibat penggunaan bahan kimia yamg berlebihan (Iriani, 2013). Tanaman eceng gondok sebagai bahan utama, jerami sebagai bahan serat, dan limbah kulit sebagai bahan pengurai serat dan kelenturan. Prinsip dasar mengacu pada proses pembuatan kertas sintesis. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok sederhana tentang komposisi bahan organik dengan 6 perlakuan, masing-masing diulang 3 kali. Jumlah sampel 6 per perlakuan. Setiap data dianalisis dengan uji F, uji perbandingan (BNJ 5%). Analisis ragam menunjukkan pengaruh penggunaan mulsa organik kertas A (5:3:2) dan B (5:2:3) terhadap fase generatif berbeda nyata berdasarkan diameter umbi, jumlah umbi, berat basah dan berat kering. Sedangkan mulsa organik kertas terhadap fase vegetatif bawang merah berpengaruh tidak nyata. Suhu tanah perlakuan mulsa organik berkisar antara 27.1oC sampai 27.6oC dibandingkan suhu tanah pada perlakuan E (MPHP) dan F (tanpa mulsa) berkisar antara 22 oC sampai 35 oC. Kelembaban perlakuan mulsa organik kertas berkisar antara 57-59%. Berdasarkan pengujian mulsa komposisi D (6:2:2) memiliki nilai tertinggi yaitu 32.8 Newton/cm2 artinya komposisi yang memiliki bahan eceng gondok mengikat komponen jerami padi sehingga mulsa organik kertas semakin sulit terurai. Perlakuan C (6:3:1) memiliki nilai serap tertinggi yaitu 62%, sedangkan perlakuan D (6:2:2) memiliki nilai serap terendah yaitu 47%. Nilai serap rendah merupakan penggunaan mulsa organik kertas baik karena sulit terurai.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Agronomy (54211)
Depositing User: Mrs Fatimah Azzahra
Date Deposited: 04 Apr 2016 02:33
Last Modified: 04 Apr 2016 02:33
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/24255

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo