PERANCANGAN, PEMBUATAN DAN PENGUJIAN GENERATOR FLUKSI AKSIAL PUTARAN RENDAH DENGAN MAGNET PERMANEN UNTUK TURBIN ANGIN DAYA 1000 WATT

Hidayat, Herman (2010) PERANCANGAN, PEMBUATAN DAN PENGUJIAN GENERATOR FLUKSI AKSIAL PUTARAN RENDAH DENGAN MAGNET PERMANEN UNTUK TURBIN ANGIN DAYA 1000 WATT. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERANCANGAN.pdf

Download (83kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PERANCANGANTUNGKU_CRUSIBLE.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

Krisis energi yang melanda Indonesia, khususnya energi listrik telah memaksa berbagai pihak untuk mencari solusi dalam mengatasi persoalan ini. Salah satu yang sedang popular adalah pemanfaatan tenaga angin. Dalam pemanfaatan energi bersifat fluktuatif tersebut dibutuhkan mesin listrik (generator) yang sesuai dengan karakteristik penggeraknya. Generator listrik yang tersedia banyak dipasaran (tipe radial flux) biasanya berjenis high speed induction generator. Generator jenis ini membutuhkan transmisi gearbox untuk mendapat putaran tinggi dan juga membutuhkan energi listrik awal (excitation voltage) untuk membuat medan magnetnya. Selain itu juga sebagian besar (lebih dari 90%) turbin angin di dunia menggunakan generator slip-ring dan high speed induction generator, yang mempunyai kekurangan, antara lain : biaya tambahan untuk slip-ring itu sendiri, perawatan brush-gears, termasuk penggantian brush pada periode tertentu. Sebagai solusinya, pada penelitian ini dirancang generator fluksi aksial menggunakan multi pole magnet permanen untuk menggantikan tegangan eksitasi. Untuk menghasilkan tegangan yang stabil maka dipilih generator 3 fasa. Generator aksial memiliki 2 bagian utama, yakni rotor dan stator. Rotor terdiri dari 8 pasang magnet permanen yang dipasang saling berhadapan dan tarik menarik satu dengan yang lainnya. Stator terdiri dari 6 buah kumparan dengan 100 lilitan disetiap kumparannya. Pada rangkaian bintang putaran rotor 189 rpm, pengujian generator fluksi aksial tanpa beban menghasilkan 12,1 VDC dan pada 331 rpm menghasilkan 10 VDC, 10 amper dengan pembebanan, sehingga didapat daya yang dihasilkan adalah 100 Watt. Pada rangkaian segitiga putaran 320 rpm menghasilkan 12,1 VDC tanpa beban. Pada saat diberi beban didapatkan arus 12 Amper, 10,6 VDC pada 486 rpm, dan daya dihasilkan 127,2 Watt. Pada kecepatan putar direncanakan (175 rpm), generator diharapkan mampu men-charging accu. Maka masih perlu adanya peningkatan/optimasi terhadap desain generator sehingga dapat sesuai dengan kebutuhan. ABSTRACT Energy crisis in Indonesia, especially electrical energy has forced many fields to find the solution in solving this problem. one most popular of them is the utilization of water and wind energy. In the utilization fluctuation of energy, needed electrical machine (generator) can suitable with character of working power. Electrical generator has been widely spread in the market (radial flux type), usually in the kind of high speed induction generator where in this type need gearbox transmission to get high rotation and also initial electrical energy (excitation voltage) to make its magnetic field. While, most of wind turbine (less than 90%) in the world using slip-ring generator and high speed induction generator. It’s need most cost extra for slip-ring, maintenance brush-gears, maybe sometimes include to replace with new brush. As the solution, in this research has been designed the generator axial flux with multi pole permanently magnetic to replace the existence voltage. To generate stable of voltage building three phase of generator. There are two main parts in generator axial flux, they are rotor and stator. Rotor build in 8 couple of permanently magnet, confront and pull each other. Stator build in 8 coils by 100 turns conductor in each coil. In star connection has generate 12.1 VoltDC at 189 rpm no load and 10 VoltDC, 10 Ampere at 331 rpm with load and power has generate is 100 Watt. In delta connection has generate 12.1 VoltDC at 320 rpm no load and 10.6 VoltDC, 12 Ampere at 486 rpm. Power has generate is 127.2 Watt. On the planned rotation (375 rpm), the generator is able to charge accu. Switching controller design that is resulted here is able to increase the process efficiency of charging acuu. So need most research for optimum design.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 19 Apr 2012 03:08
Last Modified: 19 Apr 2012 03:08
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/2421

Actions (login required)

View Item View Item