UMM Institutional Repository

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN BADAS KABUPATEN KEDIRI

BASUKI, AGUNG (2015) STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN BADAS KABUPATEN KEDIRI. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-agungbasuk-40812-1-1..pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-agungbasuk-40812-2-10.bab-).pdf

Download (20kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk (1) mengidentifikasi Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman (SWOT) usahatani bawang merah di Kabupaten Kediri, (2) menyusun strategi pengembangan bawang merah yang dapat dilaksanakan di Kabupaten Kediri. Penelitian dilakukan di Kecamatan Badas Kabupaten Kediri. Sampel penelitian sejumlah 30 responden. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan secara purposive random sampling, yaitu penentuan lokasi penelitian berdasarkan pertimbangan bahwa lokasi tersebut merupakan sentra produksi bawang merah di Kabupaten Kediri. Analisis data menggunakan analisis SWOT, dan analisis usahatani (analisis pendapatan, analisis efisiensi R/C ratio). Hasil penelitian sebagai berikut : Hasil analisis SWOT untuk hasil identifikasi faktor internal terhadap tujuh kekuatan dan tujuh kelemahan, sementara pada faktor lingkungan eksternal terdapat lima peluang dan lima ancaman. Perpaduan nilai IFAS sebesar 6,00 dan nilai EFAS sebesar 5,69. Dalam diagram SWOT menunjukan bahwa posisi strategi pengembangan bawang merah terletak pada kuadran I atau strategi yang dibuat dengan menggunakan seluruh kekuatan untuk memanfaatkan peluang (strategi agresif) yaitu dengan cara (1) Optimalisasi dan produktivitas lahan sawah, (2) Peningkatan kualitas tenaga kerja, (3) Optimalisasi sumber daya air dan irigasi, (4) Kemitraan lembaga keuangan dengan petani, (5) Optimalisasi lahan dengan cara intensifikasi, dan (6) Penataan dan perluasan jaringan pasar. Hasil analisis usahatani tersebut dikemukakan bahwa pendapatan yang diterima oleh petani dalam satu kali proses produksi usahatani bawang merah per hektar adalah Rp 51.138.000. Total biaya rata-rata yang dikeluarkan dalam satu kali musim tanam proses produksi adalah Rp. 35.862.000, dengan demikian nilai R/C usahatani bawang merah adalah 2,425 yang berarti bahwa setiap Rp 1,00 yang digunakan dalam usahatani, akan menghasilkan penerimaan sebesar 2,425. Dari hasil penelitian diperoleh nilai R/C adalah > 1, atau dengan kata lain usahatani ini menguntungkan bagi petani bawang merah di Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Postgraduate > Master of Agribusiness
Depositing User: Mr Moch. sholeh
Date Deposited: 31 Mar 2016 09:47
Last Modified: 31 Mar 2016 09:47
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/24009

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo