UMM Institutional Repository

OPTIMASI TABIR SURYA LEMAK KAKAO DALAM BASIS VANISHING CREAM DENGAN HUMECTANT PROPILENGLIKOL

SARTIKA, JUWITA (2015) OPTIMASI TABIR SURYA LEMAK KAKAO DALAM BASIS VANISHING CREAM DENGAN HUMECTANT PROPILENGLIKOL. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-juwitasart-41093-1-pendahul-n.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-juwitasart-41093-2-bab1.pdf

Download (217kB) | Preview

Abstract

Kakao (Theobrama Cacao L.) merupakan salah satu tanaman yang hasil olahannya sangat digemari oleh penduduk di dunia, selain digunakan untuk bahan makanan dan minuman kakao digunakan sebagai bahan dasar kosmetika. Buah kakao memiliki lemak, yaitu lemak kakao. Lemak kakao memiliki warna putih kekuningan yang berbau khas cokelat (Ristanti et al., 2010) yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang, terutama bidang kecantikan dan farmasi. Dalam bidang kecantikan digunakan sebagai sumber vitamin E yang mempunyai banyak manfaat untuk kulit, pelembut, pelembab kulit dan penangkal radikal bebas karena mengandung tokoferol dan polifenol. Selain itu terdapat penelitian terbaru dari Journal of Nutrition tahun 2006 bahwa senyawa flavonoid yag ditemukan pada kakao dapat juga melindungi kulit dari sinar ultraviolet. Sesuai dengan iklim Indonesia yang tropis, masyarakat secara alami mendapatkan paparan sinar matahari dan kini semakin meningkat akibat pemanasan global, maka diperlukan perlindungan dengan menggunakan kosmetik untuk memantulkan atau menyerap sinar matahari yaitu tabir surya. Sediaan tabir surya yang paling aseptabel dan efektif adalah krim karena mudah dioleskan dan cepat terpenetrasi ke kulit. Formulasi tabir surya dipilih dalam sediaan vanishing cream dengan humectant propilenglikol untuk mencegah penguapan air di sediaan dan di kulit berfungsi sebagai moisturizer. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan pengaruh kadar lemak kakao (10%, 15%, 20%) terhadap karakteristik fisika (organoleptis, viskositas, penetapan daya sebar), kimia (pH), aseptabilitas dan daya tabir surya tertinggi. Pada penelitian ini dibuat sediaan dengan 3 macam formula terdiri dari asam stearat, cera alba, vaselin kuning, BHT, TEA, propilenglikol, Tween 80, Span 20, nipagin, nipasol, aquades serta lemak kakao dengan berbagai kadar F1 10%, F2 15%, F3 20% dari masing-masing formula vanishing cream. Evaluasi sediaan meliputi tipe emulsi, organoleptis, pH, daya sebar, viskositas, aseptabilitas dan efektivitas niali Sun Protection Factor (SPF). Tahap awal dilakukan uji tipe emulsi dengan tes pewarnaan menggunakan methylen blue, dari ketiga formula menunjukkan krim lemak kakao (Theobroma cacao L.) termasuk dalam tipe krim o/w yaitu dengan memberikan warna yang homogen pada sediaan. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan organoleptis, didapatkan bahwa sediaan Formula I, II dan III memiliki tekstur yang lembut, berbau cokelat, serta ketiga formula mempunyai warna yang sama yaitu putih kekuningan. Pada pemeriksaan pH menunjukkan rerata pH Formula I (6,56 ± 0,05) < Formula II (6,57 ± 0,04) < Formula III (6,60 ±0,02). Hasil analisis statistik dengan One-Way Anova vii diperoleh F hitung (0,641) < F tabel (5,143) yang menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna dari pH tersebut. Berdasarkan uji daya sebar sediaan krim dari masing-masing formula dapat diketahui bahwa pada Formula I (0,05 ± 0,002) mempunyai harga daya sebar yang paling kecil dibandingkan Formula II (0,09 ± 0,02) dan Formula III (0,09 ± 0,04). Namun dilakukan analisis statistik dengan One-Way Anova didapatkan F hitung (2,145) < F tabel (5,143) yang berarti tidak ada perbedaan bermakna pada daya sebar. Berdasarkan pemeriksaan viskositas didapatkan hasil Formula I (21333,33 ± 6658,33), formula II (20666,67 ± 7371,11) dan Formula III (51166,67 ± 24260, 74). Untuk mengetahui adanya pengaruh peningkatan kadar lemak kakao (Theobroma cacao L.) yang digunakan pada sediaan dilakukan analisis statistik dengan One-Way Anova. Dari hasil analisis didapatkan harga F hitung (3,650) < F tabel (5,143). Yang berarti tidak ada perbedaan bermakna pada viskositas. Dari hasil uji aseptabilitas yang dilakukan bahwa formula yang memiliki skor terbanyak pada kesan kelembutan dioleskan, kemudahan diratakan dan kemudahan dicuci adalah Formula III. Dari ketiga kriteria penilaian yang diamati diambil kesimpulan bahwa Formula III adalah yang memenuhi kriteria penilaian aseptabilitas diantara ketiga formula. Dari hasil uji nilai Sun Protection Factor (SPF) efektivitas sediaan yang dilakukan didapat hasil Formula I (0,0744 ± 0,0876), Formula II (0,3082 ± 0,3802) dan Formula III (0,1778 ± 0,0088). Untuk mengetahui adanya pengaruh peningkatan kadar lemak kakao (Theobroma cacao L.) yang digunakan pada sediaan dilakukan analisis statistik dengan One-Way Anova. Dari hasil analisis didapatkan harga F hitung (0,811) < F tabel (5,143) yang menunjukkan tidak ada perbedaam bermakna dari nilai Sun Protection Factor (SPF). Berdasarkan karakteristik fisik (pH, daya sebar dan viskositas) serta aseptabilitas dari ketiga formula yang dibuat, Formula III merupakan formula yang terbaik karena memberikan karakteristik fisik dan aseptabilitas sediaan yang baik terhadap sediaan krim lemak kakao (Theobroma cacao L.) sedangkan dari uji efektivitas nilai Sun Protection Factor (SPF) hasil dari ketiga formula didapatkan nilai SPF yang masih rendah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Health Science > Department of Pharmacy (48201)
Depositing User: Mr Ahmad Adi Husada
Date Deposited: 30 Mar 2016 08:20
Last Modified: 30 Mar 2016 08:20
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/23614

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo