UMM Institutional Repository

STUDI PENGGUNAAN ASETOSAL PADA PASIEN INFARK MIOKARD AKUT (Penelitian dilakukan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo)

VILIONY, SINDY (2015) STUDI PENGGUNAAN ASETOSAL PADA PASIEN INFARK MIOKARD AKUT (Penelitian dilakukan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-sindyvilio-41123-1-pendahul-n.pdf

Download (517kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-sindyvilio-41123-2-babi.pdf

Download (97kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang. Infarkmiokardakut (IMA) merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang menjadi penyebab kematian terbesar di dunia.IMA terjadi akibat ketidakseimbangan antara kebutuhan dan suplai oksigen ke jantung.Selain itu aterosklerosis juga merupakan salah satu pemicu IMA yang ditandai oleh disfungsi endotel, inflamasi vascular dan adanya penimbunan lipid serta kolesterol.Asetosal merupakan salah satu anti platelet yang sering digunakan untuk penanganan agregasi platelet.Asetosal bekerja dengancaramenghambatdengancepatpembentukantromboksan A2 dengan menghambat siklooksigenase Tujuan.Mengetahui pola penggunaan Asetosal pada pasien IMA di Instalasi Rawat Inap RSUD Sidoarjo terkait penggunaan asetosal baik tunggal maupun kombinasi, regimentasi dosis, waktu pemberian dan frekuensi pemberian yang dikaitkan dengan data laboratorium dan data klinik. Metode.Deskriptif retrospektif dengan mengambil data Rekam Medik Kesehatan (RMK) pasien IMA periode Juli 2014 – Januari 2015. Hasil dan Kesimpulan.Asetosal tidak digunakan sebagai terapi tunggal pada pasien IMA, melainkan kombinasi dengan anti platelet lain. Kombinasi yang yang paling banyak digunakan untuk terapi adalah asetosal dengan klopidogrel (100%).Dosis kombinasi yang paling banyak digunakan adalah asetosal 1x80 mg dan klopidogrel 1x75 mg (70%). Sedangkan untuk pergantian dosis yang paling banyak diberikan adalah asetosal 1x80 mg danklopidogrel 1x75 mg yang kemudian diganti dengan asetosal 1x100 mg dank lopidogrel 1x75 mg (45%). Asetosal dengan dosis 80 mg digunakan sebagai maintenance dose, sedangkan asetosal dosis 320 mg digunakan sebagai loading dose.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Health Science > Department of Pharmacy (48201)
Depositing User: Mrs Ruli Alfi
Date Deposited: 30 Mar 2016 06:36
Last Modified: 30 Mar 2016 06:36
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/23542

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo