UMM Institutional Repository

STRATEGI PARTAI KEBANGKITAN BANGSA (PKB) KOTA TARAKAN DALAM MENINGKATKAN DUKUNGAN PEMILIH PADA PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF 2014

NUGRAHA, RAMADHAN SETIA (2015) STRATEGI PARTAI KEBANGKITAN BANGSA (PKB) KOTA TARAKAN DALAM MENINGKATKAN DUKUNGAN PEMILIH PADA PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF 2014. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ramadhanse-40126-1-pendahul-n.pdf

Download (463kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-ramadhanse-40126-2-babi.pdf

Download (323kB) | Preview

Abstract

Pemilu 2014 menjadi masa keemasan bagi PKB karena berhasil mendulang suara jauh melampui perolehan suara pada pemilu-pemilu sebelumnya. Begitupun yang terjadi di Kota Tarakan, pada Pemilu 2009 PKB tidak mendapat jatah satu kursi pun di DPRD Kota Tarakan, namun pada Pemilu 2014 PKB mendapatkan jatah 2 kursi. Peningkatan dukungan dari pemilih tersebut tentu tak lepas dari adanya penerapan strategi yang digunakan PKB.Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Kantor DPC PKB Kota Tarakan Kalimantan Utara. Populasi penelitian adalah pengurus DPC PKB Kota Tarakan dengan informan terdiri dari 1 orang Ketua DPC PKB Kota Tarakan, dan 1 orang anggota DPRD Kota Tarakan dari Fraksi PKB. Sumber data primer berasal dari informan dan sekunder berasal dari buku literatur serta dokumen DPC PKB Kota Tarakan. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif yang menghasilkan data deskriptif melalui tahap pengumpulan data, pengelolaan dan penyajian data, serta pengembangan dan pengambilan alternatif keputusan. Selanjutnya analisis dan interpretasi untuk mencari pemecahan masalah sehingga mendapatkan kesimpulan.Hasil penelitian ini menyimpulkan: (1) Strategi PKB dalam meningkatkan dukungan pemilih pada Pemilu Legislatif 2014 di Kota terdiri dari: (a) Strategi umum, dalam bentuk menyatukan persepsi tokoh-tokoh NU bahwa PKB adalah NU, melakukan pendekatan personal berupa kunjungan door to door, dan menyelenggarakan kegiatan sosial keagamaan seperti pengajian, tahlillan, membantu orang pas terkena musibah, mimbar bebas. Strategi umum ini tergolong dalam tingkatan enterprice strategy. Strategi khusus yang digunakan PKB Tarakan yaitu, kaderisasi saksi berbasis TPS, melibatkan peran semua badan otonom, dan menampilkan figur caleg muda. Strategi umum tersebut tergolong dalam tingkatan corporate dan business strategy. Adapun strategi marketing politik yang dilakukan, yakni memasarkan produk (product) politik PKB dan para caleg-nya yang diterapkan pada strategi umum dalam bentuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan sosial keagamaan. Dalam kegiatan tersebut, PKB dan caleg-nya mensosialisasikan program kerja (platform), prestasi yang terkait dengan rekam jejak masa lalu, dan menunjukkan karakteristik personal. Promosi (promotion) dilakukan melalui media periklanan seperti surat kabar serta iklan dan orasi monolog di televisi. Publikasi PKB dan para caleg-nya dilakukan melalui even-even tertentu misalnya turnamen futsal dengan menjadi sponsor even tersebut. Terkait dengan biaya (price), PKB Tarakan menegaskan bahwa semua biaya dalam pemasaran politik ditanggung sendiri oleh masing-masing caleg. Adanya perolehan suara PKB Tarakan dan nasional yang signifikan berdampak terhadap citra PKB menjadi lebih diperhitungkan. PKB menggunakan tempat (place) terkait dengan pemasaran politik dalam bentuk mendirikan posko-posko dan memiliki sukarelawan yang berasal dari keluarga, kerabat, teman; (2) Terdapat 3 (tiga) kendala dalam penerapan strategi guna meraih dukungan pemilih pemula di Partai Golkar Tarakan, yaitu: a) Rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap anggota legislatif. Hal ini disebabkan adanya potret buram anggota DPR seperti terjerat korupsi, skandal seks, dan rendahnya tingkat kehadiran; b) Terbiasanya masyarakat dengan money politics. Hal ini deisebabkan masyarakat seakan-akan terpuaskan setelah mendapatkan uang yang kemudian membentuk perilaku berulang-ulang dan menjadi budaya tersendiri yang terbentuk di saat diselenggarakannya pesta demokrasi; c) Masih adanya anggapan masyarakat bahwa PKB hanya diperuntukkan bagi orang Islam. Kendala ini timbul karena PKB dianggap berasaskan Islam dan didirikan oleh para ulama NU sehingga terbentuk imej bahwa partai tersebut hanya diperuntukkan bagi orang Islam dan warga NU (nahdliyin).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience (65201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 30 Mar 2016 02:26
Last Modified: 30 Mar 2016 02:26
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/23395

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo