HARIYANTO, MUHSIN (2010) MEWASPADAI ‘ABU JAHAL’ MODERN. Suara Muhammadiyah Edisi 01 (14468).
|
Text
06.pdf Download (85Kb) | Preview |
Abstract
Imam As-Suyuthi, di dalam kitabnya Lubab al-Nuqul fî Asbab al-Nuzul menjelaskan sabab al-nuzul Q.s. Al-’Alaq [96]: -10, dengan mengutip sebuah atsar yang diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari Ibnu Abbas. ‘’Ketika Rasulullah Muhammad saw akan mengerjakan shalat, tiba-tiba Abu Jahal, seorang yang sangat memusuhi Rasulullah saw — yang nama aslinya adalah Abdul Hakam bin Hisyam — datang, lalu melarangnya (agar ia tidak mengerjakan shalat). Lalu – berdasarkan peristiwa itu — Allah SwT menurunkan ayat ini hingga ayat kadzibatin khathiah ([yaitu] ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka) (Q.s. Al-’Alaq [96]: 16). Itulah Abu Jahal yang hadir (kurang-lebih) 14 abad yang lalu. Dia — dengan gagah berani — melarang seorang hamba Allah SwT — Muhammad (Rasulullah) saw — yang akan bermunajat (dengan shalatnya) kepada Rabb-nya.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Rayi Tegar Pamungkas |
| Date Deposited: | 17 Apr 2012 02:15 |
| Last Modified: | 17 Apr 2012 02:15 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/2300 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
