UMM Institutional Repository

IMPLEMENTASI KETENTUAN TENTANG SEDIAAN FARMASI TANPA IZIN EDAR ( Studi Pelaksanaan Pasal 106 Jo Pasal 197 Undang-Undang No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan di Kantor BPOM Surabaya)

AZHULAY, ALDILA CAESARIA (2015) IMPLEMENTASI KETENTUAN TENTANG SEDIAAN FARMASI TANPA IZIN EDAR ( Studi Pelaksanaan Pasal 106 Jo Pasal 197 Undang-Undang No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan di Kantor BPOM Surabaya). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-aldilacaes-42540-2-babi.pdf

Download (188kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-aldilacaes-42540-1-pendahul-n.pdf

Download (508kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penemuan banyaknya kasus sediaan farmasi tanpa izin edar yang beredar dikalangan masyarakat. Sediaan farmasi tanpa izin edar ini akan mengancam bagi kesehatan dan keselamatan konsumen yang mengkonsumsi sediaan farmasi tanpa izin edar tersebut, karena sediaan farmasi yang beredar tidak ada jaminan keamanan, khasiat/ manfaat dan mutu dari BPOM. Masyarakat sendiri cenderung tertipu dengan banyaknya iklan-iklan yang terkadang tidak memberikan informasi yang jelas. Pelaksanaan daripada aturan tentang sediaan farmasi tanpa izin edar ini sendiri masih belum berjalan dengan optimal, dengan dibuktikannya penemuan-penemuan sediaan farmasi tanpa izin edar. Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjawab bagaimana syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk memproduksi sediaan farmasi yang boleh diedarkan kepada konsumen, pelaksanaan pasal 106 dan pasal 197 Undang-Undang No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, kendala-kendala yang dihadapi dalam menanggulangi sediaan farmasi tanpa izin edar dan upaya BPOM dalam mengatasi kendala-kendala tersebut. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis. Penelitian ini dilakukan di Kantor BPOM Surabaya. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melakukan wawancara dengan petugas BPOM, teknik pengumpulan data berikutnya adalah studi dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa syarat-syarat produksi yang sudah ditetapkan oleh perundang-undangan belum sepenuhnya berjalan efektif dimasyarakat, dimana masih ada ditemukan sediaan farmasi tanpa izin edar. Pelaksanaan pasal 106 jo Pasal 197 Undang-Undang No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan juga masih belum berjalan dengan optimal. BPOM dalam melaksanakan tugas dan fungsinya juga terkadang terkendala oleh beberapa faktor yakni faktor kendala internal dan faktor kendala eksternal. Bahwa dalam menanggapi kendala yang dihadapi maka BPOM mempunyai upaya-upaya untuk mengatasinya. Upaya dalam mengatasi kendala internal yakni dengan cara pengajuan permohonan pegawai, sarana prasarana dan dana kepada BPOM RI sedangkan upaya dalam mengatasi kendala eksternal dengan cara melakukan penyuluhan kepada para pedagang obat tradisioal serta melakukan kerjasama lintas sektor.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Mr Ahzen Habidin Muslim
Date Deposited: 28 Mar 2016 01:35
Last Modified: 28 Mar 2016 01:35
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/22547

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo