UMM Institutional Repository

PELAKSANAAN PENYELESAIAN SENGKETA HAK ATAS TANAH SECARA MEDIASIDI DAERAH TRANSMIGRASI (Studi Di LokasiPemukimanTransmigrasiKecamatanWonggeduku, KabupatenKonawe, Sulawesi Tenggara )

YASURI, DASRUL (2016) PELAKSANAAN PENYELESAIAN SENGKETA HAK ATAS TANAH SECARA MEDIASIDI DAERAH TRANSMIGRASI (Studi Di LokasiPemukimanTransmigrasiKecamatanWonggeduku, KabupatenKonawe, Sulawesi Tenggara ). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-dasrulyasu-42152-2-babi.pdf

Download (380kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-dasrulyasu-42152-1-pendahul-n.pdf

Download (836kB) | Preview

Abstract

Pelaksanaan penyelesaian sengketa hak atas tanah di daerah transmigrasi kecamatan wonggeduku kabupaten konawe sulawesi tenggara diselesaiakan secara mediasi. Mediasi dilakukan untuk mendapatkan kesepakatan bersama atas permasalahan sengketa tanah antara penduduk transmigran dengan penduduk setempat. Penelitian ini mengambil rumusan masalah :Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan sengketa tanah di daerah pemukiman transmigran Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara dan Bagaimana pelaksanaan penyelesaian sengketa tanah secara mediasi di daerah pemukiman transmigrasi Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis, sumber data primer diperoleh dari wawancara dan observasi dan sumber data sekunder dari isi sertifikat. Kemudian data hasil penelitian tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dari 18 sample yang terdiri dari masyarakat transmigran 9 orang dan 9 masyarakat adat yang mengalami konflik penyerobotan tanah, diperoleh data-data faktor penyebab dari segi penyerobot (suku tolaki) : a. Mengklaim bahwa tanah tanah tersebut merupakan tanahnya (peninggalan nenek moyang) b. Memperjuangkan kepentingan masyarakat adat (tanah adat). Dan faktor-faktor penyerobotan menurut korban (masyarakat transmigran) : a. Bersaing dalam perebutan mata pencaharian hidup. b. Perbedaan kulturasi dan kurangnya pembauran antar masyarakat transmigran dengan suku tolaki. c. Menerima dan bertahan dengan apa adanya. d. Etos kerja suku tolaki yang rendah dalam menggarap tanah. Kesimpulanya, penyelesaian konflik penyerobotan di daerah pemukiman transmigrasi lebih diyakini menggunakan cara mediasi. Tingkat ketaatan terhadap kesepakatan mediasi masih rendah dikarenakan masih ada beberapa dari masyarakat adat yang mengingkari kesepakatan tersebut. Saran, dalam mengambil kesepakatan hendaknya benar-benar difikirkan secara baik-baik dan adil serta kesepakatan perlu dibuat secara tertulis dan dibuatkan sanksi jika kesepakatan tersebut dilanggar.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Mr Ahzen Habidin Muslim
Date Deposited: 26 Mar 2016 02:22
Last Modified: 26 Mar 2016 02:22
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/22460

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo