UMM Institutional Repository

HUBUNGAN ANTARA TERPAAN FILM UPIN DAN IPIN DENGAN IMITASI PENGGUNAAN BAHASA MALAYSIA DIKALANGAN ANAK (Studi pada anak di Kota Blitar)

GEMILANG, ABY PUTRA (2016) HUBUNGAN ANTARA TERPAAN FILM UPIN DAN IPIN DENGAN IMITASI PENGGUNAAN BAHASA MALAYSIA DIKALANGAN ANAK (Studi pada anak di Kota Blitar). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-abyputrage-41819-1-skripsi.pdf

Download (728kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-abyputrage-41819-2-babi.pdf

Download (187kB) | Preview

Abstract

Salah satu media auidovisual yang memiliki pengaruh besar adalah televisi. Pengaruh pesebaran informasi maupun hiburan yang terdapat pada program-program televisi tidak hanya berpengaruh pada orang dewasa namun anak anak rentan terhadap pengaruh negatif.salah satu program televisi anak yaitu film Upin dan Ipin. film Upin dan Ipinadalah film animasi anak yang awalnya bertemakan tentang bulan ramadhan, seiring berjalannya waktu hingga sampai sekarang Upin dan Ipin sudah memiliki 8 musim dan bahkan menjadi tontonan yang rutin ditonton oleh anak anak.bahasa malaysia yang digunakan kerap kali ditiru oleh anak karena anak memiliki kecenderungan meniru. Atas dasar itu maka yang menjadi rumusan masalah peneliti ini adalah adakah Hubungan antara terpaan film Upin dan Ipin dengan Imitasi Penggunaan bahasa Malaysia di kalangan anak dan seberapa besar hubungan anatara terpaan film Upin dan Ipin dengan penggunaan bahsa malaysia dikalangan anak. Adapun penelitian ini untuk mengetahui adanya korelasi antara terpaan film upin dan ipin dengan imitasi penggunaan bahasa malaysia pada anak. Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori AIDDA menunjukkan adanya action dari khalayak penonton khususnya anak dalam penggunaan beberapa kosakata bahasa Malaysia dalam Film Upin dan Ipin. Langkah-langkah untuk melakukan action penggunaan bahasa Malaysia dalam Upin dan Ipin adalah anak memiliki perhatian (attention) sebagai awal komunikasi dimulai. Selanjutnya adalah timbul adanya minat (interest). Minat disini juga ditandai dengan disukainya karakter pada film Upin dan Ipin serta intensitas menonton. Minat yang merupakan suatu keinginan yang kuat atau kecenderungan hati yang sangat tinggi terhadap sesuatu. Dari bentuk minat yang tinggi akan menimbulkan adanya hasrat (desire). Hasrat merupakan suatu keinginan yang amat sangat kuat untuk menyaksikan acara Upin dan Ipin. Dengan adanya hasrat maka anak cenderung membuat suatu keputusan (decision) untuk melakukan tindakan (action). Dalam hal ini tindakan yang timbul adalah menggunakan bahasa Malaysia .Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian penjelasan (explanatory research) dengan pendekatan kuantitatif. Explanatory research.untuk menentukan sample peneliti menggunakan rumus yamame. peneliti juga memilih teknik random sampling untuk menentukan jumlah sampel. teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner . kuisioner yang disebarkan menggunakan metode pengukuran skala likert. Metode analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Ujivaliditas dilakukan dengan rumus kolerasi product moment correlation. Uji reliabilitas menggunakan rumus alpha cronbach. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisien korelasi (r) 0,602 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Artinya hubungan antaraterpaan film upin dan ipin dengan imitasi penggunaan bahasa malaysia tergolong kuat yakni sebesar 60,2%. Sisanya sebesar 39,8% berhubungan dengan variabel lain yang tidak diteliti. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada korelasi yang positif dan signifikan antara terpaan film upin dan ipin dengan imitasi penggunaan bahasa malaysia. Hal ini berarti semakin tinggi intensitas menonton film upin dan ipin maka semakin tinggi penggunaan bahasa malaysia pada anak. Saran akademis yang diberikan adalah kepada peneliti selanjutnya untuk mengembangkan pada aspek yang lain seperti meneliti isi cerita yang mengangkat kehidupan sehari-hari yang menanam kanpesan moral bagi anak-anak dan memperbanyak jumlah responden., Saran praktis yang diberikan adalah Pemerolehan bahasa secara alamiah terjadi dalam komunnikasi sehari-hari bebas dari pengajaran. Karena bersifat bebas maka orang tua harus mendampingi anak dalam pemilihan bahasa yang baik untuk digunakan.Anak cenderung meniru secara langsung kosa kata yang didapat tanpa ada pemilahan. Dubbing suara yang awalnya menggunakan bahasa Malaysia bisa di ganti dengan dubbing bahasa Indonesia .Untuk stasiun televisi juga seharusnya lebih mendukung animasi buatan anak indonsia atau animasi local dengan mengusung tema kehidupan sehari hari anak Indonesia

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: CKO Repository
Date Deposited: 24 Mar 2016 12:36
Last Modified: 24 Mar 2016 12:36
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/22375

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo