UMM Institutional Repository

Pemberitaan tentang Prabowo dan Jokowi dalam Isu Pemilu Presiden 2014 (Analisis Framing Terhadap Pemberitaan Majalah Tempo Edisi 26 Mei - 20 Juli 2014)

RAMADHANI, MUHAMMAD MUTHAHARI (2015) Pemberitaan tentang Prabowo dan Jokowi dalam Isu Pemilu Presiden 2014 (Analisis Framing Terhadap Pemberitaan Majalah Tempo Edisi 26 Mei - 20 Juli 2014). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-muhammadmu-40399-2-babi.pdf

Download (58kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-muhammadmu-40399-1-pendahul-n.pdf

Download (188kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini adalah tentang peran media massa (dalam hal ini Majalah Tempo) dalam memframing pemberitaan yang berkaitan dengan berita politik (dalam hal ini adalah berita seputar pemilihan presiden tahun 2014). Seharusnya pemberitaan media massa itu berpatokan pada prinsip "pemberitaan yang berimbang" (covered both sides). Tetapi karena faktor subyektifitas redaksi yang membuat framing berita, prinsip tersebut boleh jadi sulit diwujudkan. Hal itulah yang nampak ditunjukkan Majalah Tempo ketika membuat berita berupa Laporan Utama seputar pemilu presiden 2014 sebanyak 25 kali, sepanjang tahun 2013 dan 2014. Tidak ada berita negatif seputar pemberitaan pasangan Jokowi-Kalla dalam semua edisi majalah itu. Bahkan dalam kolom opininya, Majalah Tempo lebih banyak "membela" keberadaan pasangan tersebut. Sebaliknya, walaupun berita yang dibuat oleh Majalah Tempo berdasarkan hasil investigasi dan berdasarkan data faktual, namun tak dibantah bahwa pemberitaan tentang pasangan Prabowo-Hatta cenderung melihat sisi yang negatif. Hal itu lebih nampak terlihat dalam kasus pemberitaan tentang profil diri Prabowo, yang disebutkan punya masa lalu yang "gelap" sehubungan dengan statusnya sebagai tentara yang diduga terlibat dalam kasus penculikan aktivis 1998. Dengan menggunakan analisis framing versi versi Robert. N Entman, penelitian ini menunjukkan bahwa (redaksi) Majalah Tempo cenderung telah membuat penilaian moral (make moral judgement) bahwa Prabowo "tidak layak jadi presiden pilihan rakyat"; dan diam-diam menggiring pembacanya untuk bersepakat (treatment recommendation) bahwa Jokowi adalah figur idaman karena dia adalah sosok yang menampilkan kesederhanaan, merakyat, dan tidak terperangkap dengan masa lalu yang lekat dengan rezim Orde Baru.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: CKO Repository
Date Deposited: 24 Mar 2016 07:59
Last Modified: 20 Feb 2018 06:57
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/22171

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo