UMM Institutional Repository

ANALISIS TINDAK TUTUR IMPERATIF DALAM FILM BERJUDUL JOKOWI SUTRADARA AZHAR KINOI LUBIS

Hardiyanto, Edwan (2016) ANALISIS TINDAK TUTUR IMPERATIF DALAM FILM BERJUDUL JOKOWI SUTRADARA AZHAR KINOI LUBIS. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-edwanhardi-42583-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-edwanhardi-42583-7-bab1.pdf

Download (434kB) | Preview

Abstract

Tindak tutur merupakan proses komunikasi antara penutur dan mitra tutur yang memiliki makna atau arti tindakan dalam tuturannya. Berdasarkan nilai komunikatifnya dapat dibedakan menjadi lima macam, yakni (1) deklaratif, (2) imperatif, (3) interogatif, (4) eksklamatif dan (5) empatik. Imperatif adalah sebuah kalimat/ tuturan yang mengandung maksud memerintah atau meminta agar mitra tutur melakukan sesuatu yang diinginkan si penutur. Adapun tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan makna tindak tutur imperatif yang terdapat dalam film Jokowi sutradara Azhar Kinoi Lubis . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan lisan yang ditranskripsikan dalam bentuk tulisan berupa kata ataupun kalimat dari dialog film Jokowi. Sumber data dalam penelitian ini adalah dialog dalam film Jokowi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik pengamatan, teknik mentranskripkan data dan teknik catat. Adapun tahap analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah transkrip data, kategorisasi, korpus data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam film Jokowi ditemukan bentuk tindak tutur imperatif (1) 4 kalimat imperatif biasa dengan ciri-ciri penggunaan kata kerja dasar (cepet, tunggu, sini, berhenti) dan menggunakan intonasi keras seperti contoh berikut, “Cepat, saya tidak peduli!” (2) 17 kalimat imperatif permintaan dengan ciri-ciri penanda kata kesantunan (nyuwun tulong, nyuwon pangapunten, harap) serta didukung dengan sikap penutur yang merendah seperti contoh berikut “saya tidak berani jual itu wasiat nyuwon tullong nggeh!” (3) 6 kalimat imperatif pemberian izin dengan ciri-ciri penanda kata kesantunan (silakan, monggo) yang bermakna mempersilakan mitra tutur seperti contoh berikut “monggo silakan duduk.” (4) 6 kalimat imperatif ajakan dengan ciri-ciri penanda kata kesantunan (ayo, yuk) seperti contoh berikut “ayo le!” (5) 31 kalimat imperatif suruhan yang ditandai penggunaan penanda kata kesantunan (ayo, jangan, coba, sini, cepat, tunggu, didawuh) seperti contoh berikut “Ayo bawa kesana barangnya!” dan tuturan yang mengandung makna tindak tutur imperatif ditemukan (1) 1 perintah dengan ciri-ciri tuturan tersebut dapat dikenakan teknik parafrasa atau teknik ubah ujud, (2) 19 suruhan yang memiliki ciri-ciri penggunaan penanda kata kesantunan (ayo, jangan, coba, jangan, didawuh, sini, tunggu, sana), (3) 15 permintaan dengan ciri-ciri (tolong, minta maaf), (4) 1 desakan dengan ciri-ciri penggunaan intonasi keras dan kata desakan, (5) 6 persilaan dengan ciri-ciri (silakan), (6) 6 ajakan dengan ciri-ciri (ayo), (7) 14 larangan dengan ciri-ciri (jangan), dan (8) 2 harapan dengan ciri-ciri (harap).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Indonesia Language and Literature Education (88201)
Depositing User: CKO Repository
Date Deposited: 24 Mar 2016 06:56
Last Modified: 24 Mar 2016 06:56
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/22130

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo