UMM Institutional Repository

Perbandingan Sanksi Bagi Anak yang Melakukan Tindak Pidana Penganiayaan Berat Ditinjau Dari Hukum Pidana Indonesia dan Hukum Pidana Belanda

Nisa, Mifta Choirin (2015) Perbandingan Sanksi Bagi Anak yang Melakukan Tindak Pidana Penganiayaan Berat Ditinjau Dari Hukum Pidana Indonesia dan Hukum Pidana Belanda. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Dewasa ini tingkat kriminalitas yang melibatkan anak sebagai pelaku kejahatan semakin meningkat tidak hanya kejahatan ringan tetapi juga kejahatan berat seperti penganiayaan berat. Indonesia merupakan salah satu Negara yang menjunjung tinggi upaya perlindungan anak. Titik permulaan permasalahan adalah ketika anak yang melakukan tindak pidana dalam hal ini penganiayaan berat, di satu sisi harus mempertanggung jawabkan perbuatannya tetapi di satu sisi anak tersebut harus dilihat sebagai latent victim dimana meskipun anak telah melakukan tindak pidana tetapi harus tetap dianggap sebagai korban. Berbagai upaya untuk menerapkan perlindungan anak telah dilakukan oleh berbagai Negara di dunia, salah satu caranya adalah menerapkan restorative justice yang mengedepankan kepentingan terbaik untuk anak yang berkonflik dengan hukum. Tentunya setiap Negara memiliki perbedaan system dalam memberikan sanksi bagi anak yang melakukan penganiayaan berat. Berdasar dari hal tersebut Penulis ingin melakukan perbandingan sanksi bagi anak yang melakukan penganiayaan berat antara hukum pidana Indonesia dan hukum pidana Belanda. Penulisan ini mengambil tiga rumusan masalah yaitu: 1). Bagaimana Perbandingan jenis sanksi bagi anak yang melakukan penganiayaan berat dalam hukum pidana Indonesia dan hukum pidana Belanda. 2). Bagaimana system perumusan ancaman sanksi pidana bagi anak yang melakukan penganiayaan berat dalam hukum pidana Indonesia dan hukum pidana Belanda. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normative dan komparatif, dimana sumber hukumnya berasal dari perundang-undangan, buku, jurnal, dan internet dan dianalisa menggunakan metode perbandingan antara hukum pidana Indonesia dan hukum pidana Belanda. Dari hasil penelitian penulis, perbandingan dari jenis dan perumusan sanksi bagi anak yang melakukan penganiayaan berat dalam hukum pidana Indonesia masih menerapkan model sanksi retributive justice karena masih menerapkan pidana penjara bagi anak sedangkan dalam hukum pidana Belanda telah menerapkan model restorative justice yang menghindarkan anak dari pidana pembatasan kemerdekaan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: CKO Repository
Date Deposited: 24 Mar 2016 06:43
Last Modified: 24 Mar 2016 06:43
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/22122

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo