UMM Institutional Repository

KESANTUNAN TUTURAN GURU DALAM WACANA INTERAKSI KELAS DI SMPLB SUMBER DHARMA MALANG

ASTASARI, RISKA (2015) KESANTUNAN TUTURAN GURU DALAM WACANA INTERAKSI KELAS DI SMPLB SUMBER DHARMA MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-riskaastas-40482-1-pendahul-1.pdf

Download (386kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-riskaastas-40482-2-babi.pdf

Download (173kB) | Preview

Abstract

Pendidikan bagi anak-anak luar biasa bertujuan untuk memandirikan mereka sehingga dapat bertanggung jawab pada dirinya sendiri serta bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Pendidikan sebagai suatu proses tentu tidak terlepas dari peran guru. Sebagai seorang teladan, guru perlu memberikan contoh-contoh yang baik pada siswa, terutama bertutur kata santun. Kesantunan berbahasa perlu ditanamkan kepada anak-anak luar biasa sebagai bekal sosial mereka. Adapun tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan makna kesantunan dan ketidaksantunan tuturan guru dalam wacana interaksi kelas di SMPLB Sumber Dharma Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan jenis kualitatif yang menghasilkan data berbentuk deskriptif. Lokasi penelitian ini adalah SMPLB Sumber Dharma Malang. Data penelitian ini berbentuk transkripsi data diperoleh dari tuturan guru selama kegiatan belajar mengajar di kelas. Proses pengumpulan data dilakukan melalui tahapan, yaitu (1) merekam data, (2) mentranskripsikan data, (3) membaca data, (4) menandai tuturan sesuai dengan bentuk, fungsi, dan makna kesantunan dan ketidaksantunan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, diperoleh kesimpulan bahwa dalam wacana interaksi kelas di SMPLB Sumber Dharma Malang guru sudah berbahasa secara santun dengan memenuhi maksim (1) maksim kearifan berbentuk penghalusan perintah, kepedulian, dan nasihat, (2) maksim kedermawanan berbentuk bantuan terhadap siswa, (3) maksim pujian berbentuk pujian akan kemampuan siswa, (4) maksim kerendahan hati berbentuk tuturan rendah hati dan tidak sombong, (5) maksim kesepakatan berupa pemaksimalan kesepakatan dengan siswa, dan (6) maksim simpati berbetuk pemaksimalan rasa simpati terhadap siswa. Selain bentuk kesantunan, ditemukan juga bentuk-bentuk ketidaksantunan tuturan guru yang meliputi pelanggaran terhadap maksim (1) maksim kearifan berbentuk pernyataan sepihak, pengabaian pertanyaan siswa, perintah dengan paksaan, pembatasan aktivitas dan kreativitas siswa, dan ekspresi kemarahan (2) maksim pujian berbentuk tuturan yang merendahkan dan menyinggung harga diri siswa, (3) maksim kerendahan hati berbentuk tuturan yang menyombongkan diri sendiri, (4) maksim kesepakatan berbentuk pemaksaan dan penekanan terhadap siswa, dan (5) maksim simpati berbentuk pemaksimalan rasa antipati terhadap siswa. Adapun fungsi kesantunan tuturan guru adalah fungsi kompetitif, bekerja sama, dan menyenangkan sedangkan fungsi ketidaksantunan tuturan guru adalah fungsi kompetitif, bekerja sama, dan bertentangan. Makna kesantunan tuturan guru meliputi (1) perintah, (2) sapaan, (3) tawaran, (4) pengumuman, (5) nasihat, (6) ucapan terimakasih, (7) pujian, dan (8) klarifikasi. Makna ketidaksantunan tuturan guru meliputi yaitu (1) perintah, (2) pernyataan, (3) teguran, (4) ejekan, (5) tuduhan, dan (6) keluhan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Indonesia Language and Literature Education (88201)
Depositing User: CKO Repository
Date Deposited: 24 Mar 2016 03:35
Last Modified: 24 Mar 2016 03:35
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/22046

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo