UMM Institutional Repository

DIKSI DALAM PENAMAAN KULINER KREATIF DI KOTA MALANG

Noviasari, Dwi (2015) DIKSI DALAM PENAMAAN KULINER KREATIF DI KOTA MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-dwinoviasa-38948-1-pendahul-n.pdf

Download (653kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-dwinoviasa-38948-2-babi.pdf

Download (304kB) | Preview

Abstract

Dewasa ini, berkembang aneka ragam kuliner dengan nama yang unik bertujuan untuk menarik minat konsumen. Salah satu contoh terkait dengan fenomena penamaan kuliner kreatif. Misalnya saja mie setan, mie setan bukanlah mie yang dibuat oleh setan, melainkan setan diasosiasikan sebagai citarasa yang pedas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan pola diksi dalam penamaan kreatif kuliner di kota Malang. Penelitian tentang diksi dalam penamaan kuliner kreatif di kota Malang menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pemerolehan data berupa kata-kata agar hasil penelitian sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Sumber data penelitian ini merupakan sumber data tertulis dengan menggunakan kajian teks berupa nama menu. Data yang diperoleh meliputi frase. Analisis data dilakukan dengan cara pemakaian tabel melalui pengelompokan data, pengkodean data, mendeskripsikan data, dan terakhir menyimpulkan data yang diperoleh. Berdasarkan hasil analisis data, maka hal-hal yang diperoleh meliputi tiga hal, yaitu pertama, bentuk diksi yang digunakan dalam penamaan kreatif kuliner di kota Malang berbentuk frasa yang terdiri dari sembilan belas kategori yang menggunakan makna asosiatif. Kedua, Makna diksi yang digunakan dalam penamaan kuliner kreatif di kota Malang teridentifikasi sejumlah delapan makna diksi yang digunakan, antara lain: pedas (disimbolkan dengan setan, iblis, suster ngesot, pocong, drakula, bom, mercon, galau, kaplok, mledos, kobong, koplak, sadis, teriak, bledeg, lahar, maut), tidak pedas (disimbolkan dengan: angel, tuyul), rasa pendingin (disimbolkan dengan: kyai, ustadz, habib, walisongo), bentuk (disimbolkan dengan: buto), ukuran (disimbolkan dengan: tuyul, buto unyu, buto kendil, genderuwo), warna (disimbolkan dengan: buto ijo, pocong, buto alas, buto gandrung, shopia red, shopia blue, shopia white), bentuk dan warna (disimbolkan dengan: sundel bolong), ukuran dan warna (disimbolkan dengan: buto ijo). Ketiga, pola diksi dalam penulisan nama kreatif kuliner di kota Malang terdapat empat pola yaitu: N, N + N, N + Adj, N + V.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Indonesia Language and Literature Education (88201)
Depositing User: CKO Repository
Date Deposited: 24 Mar 2016 02:48
Last Modified: 24 Mar 2016 02:48
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/22024

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo