UMM Institutional Repository

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA (Studi Partisipasi Pria dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi Di Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang)

MAHMUDHA, (2015) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA (Studi Partisipasi Pria dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi Di Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mahmudha09-40746-1-pendahul-n.pdf

Download (256kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-mahmudha09-40746-2-babi.pdf

Download (278kB) | Preview

Abstract

Keluarga Berencana adalah suatu usaha untuk menjarangkan atau merencanakan jumlah anak dan jarak kehamilan dengan memakai alat kontrasepsi. Kebijakan keluarga berencana tersebut dilakukan dengan cara komunikasi,informasi, dan edukasi (KIE) yang baik melalui upaya peningkatan keterpaduan dan peran serta masyarakat, pembinaan kelurga pengaturan kehamilan dengan memperhatikan agama, kondisi dan perkembangan sosial, ekonomi, dan budaya serta tata nilai hidup dalam masyarakat. Namun pada saat implementasi kebijakan tersebut tidak dapat berjalan seperti apa yang diharapkan, dikarenakan ada beberapa faktor yang mempengaruhi terhambatnya implementasi kebijakan tersebut. Yaitu faktor usia, pendidikan, ekonomi di Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang yang tingkat partisipasi keikutsertaan KB pria yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi kebijakan Program KB pada partisipasi penggunaan alat kontrasepsi pada pria di Kecamaytan Kedung Kandang Kota Malang. Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat Implementasi tersebut sehingga progam Keluarga Berencana pada tingkat partisipasi pada penggunaan alat kontrasepsi pada pria di Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang rendah. Penelitian ini didasarkan pada teori GEORGE EDWARD III, dimana menurut GEORGE EDWARD III implementasi kebijakan dapat di ukur dengan harus dilihat dari prosesnya dengan teorinya terdapat 4 (empat) tingkatan implementasi kebijakan yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokasi. dimana teori ini akan melihat dan menelaah bagaimana Proses Implementasi kebijakan Progam Keluarga Berencana pada Partisipasi dalam penggunaan alat kontrasepsi pada pria di Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Pendekatan Kualitatif. Instrumen penelitiannya adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yaitu Bpk.Nyoman Sadana selaku KABID KB dan REPRODUKSI Kantor BKBPM Kota Malang, ibu dra.Maria selaku SKSUBID KB Kantor BKBPM kota Malang, ibu Widi UPT KB Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang, dan ibu kolida PLKB Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang, dan Masyarakat Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang. Keluarga Berencana atau disingkat KB merupakan program yang ada di hampir setiap Negara berkembang, termasuk Indonesia, program ini bertujuan untuk mengontrol jumlah penduduk dengan mengurangi jumlah anak yang dilahirkan oleh perempuan usia 15- 49 tahun, yang kemudian disebut dengan angka kelahiran total atau total fertility rate (TFR). dengan pengaturan jumlah anak tersebut diharapkan keluarga yang mengikuti program ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan mereka. Terdapat banyak alat kontrasepsi seperti Pil, Iud, Kondom, Mop, Suntik, Spiral dan lain sebagainya. Terdapat 2 (dua) alat kontrasepsi pria yaitu : MOP dan KONDOM. Pada wilayah Kota Malang terdapat 5 Kecamatan di antaranya yaitu : Kecamatan Kedung Kandang, Kecamatan Klojen, Kecamatan Bliming, Kecamatan Lowokwaru, dan Kecamatan Sukun. Pada 5 Kecamatan tersebut tedapat data Pencapaian Peserta KB baru dengan semua metode per mix kontrasepsi Kota Malang sampai dengan bulan Desember 2013. Dan hasil dari tingkat keikutsertaan KB pada pria yang tergolong terendah angka partisipasinya adalah pada Kecamatan Kedung Kandang. Dengan terdapat dua (2) alat kontrasepsi pria yaitu MOP dan KONDOM. Alasan umum masyarakat dengan tidaknya keikutsertaan pria dalam penggunaan alat kontrasepsi tersebut adalah takut terjadinya tidak berfungsinya alat kelamin pria atau alat reproduksinya sehingga takut adanya kelemahan dalam berhubungan sexual. Takut adanya perselingkuhan yang tidak diketahui oleh istri-istrinya. Terdapat banyak solusi dalam menyikapi hal tersebut yaitu dari pihak PLKB sudah berusaha dengan melaksanakan sosialisasi terhadap masyarakat dengan mengadakan KB gratis ataupun yang lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan progam keluarga berencana terhadap partisipasi pria dalam penggunaan alat kontrasepsi.Untuk mengetahui bagaimana pemerintah daerah dalam menyikapi pemakaian alat kontrasepsi pria yang kurang efektif, Untuk mengetahui bagaimana komunikasi dalam memberikan penyuluhan keluarga berencana khususnya pada pemakaian alat kontrasepsi pria dilapangan oleh tenaga pelaksana, Untuk mengetahui apakah pemerintah membuka akses informasi dari berbagai media yang bias membuat masyarakat itu sendiri ragu-ragu dengan mengikuti progam keluarga berencana dalam penggunaan alat kontrasepsi pria. Adapun hasil dalam penelitian ini berdasarkan wawancara dengan Informan Penelitian Program Keluarga Berencana Pada Partisipasi Penggunaan alat kontrasepsi pada pria.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience (65201)
Depositing User: CKO Repository
Date Deposited: 23 Mar 2016 12:24
Last Modified: 23 Mar 2016 12:24
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/21972

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo