UMM Institutional Repository

ANALISIS BEBAN TIAP FASA PADA JARINGAN INSTALASI LISTRIK GEDUNG UTAMA RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

Arifin, Isa (2016) ANALISIS BEBAN TIAP FASA PADA JARINGAN INSTALASI LISTRIK GEDUNG UTAMA RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-isaarifin0-41923-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-isaarifin0-41923-2-babi.pdf

Download (200kB) | Preview

Abstract

Abstrak Pada tahap perencanaan pembangunan, semua aspek yang terkait dengan gedung tersebut sudah dibuat suatu pemodelan yang tujuannya untuk mempermudah pembangunan dan dapat diketahui kebutuhan dan rancangannya.Beban antara ketiga fasa harus seimbang mungkin secara teori. Namun, dalam praktek dilapangan jarang sekali bahkan hampir tidak ada instalasi listrik pada gedung yang mempunyai keseimbangan beban yang tepat. Hal ini disebabkan beberapa faktor seperti beban yang dipasang setiap fasa tidak sama. Permasalahan ini pun tidak menutup kemungkinan terjadi pada instalasi gedung utama RS-UMM.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembagian daya pada instalasi RS-UMM, pendataan beban puncak dan beban minimum, dan juga menganalisis keseimbangan pembagian daya pada instlasi tersebut.Dari hasil penelitian, didapatkan bahwa pemasangan beban pada instalasi listrik gedung utama RS-UMM tidak seimbang, terdapat selisih yang signifikan pada hasil pengukuran daya antara fasa R, S, dan T, hal ini dapat membahayakan kondisi transformator utama, panel utama, circuit breaker dan juga kabel distribusi daya yang terpasang pada jaringan instalasi listrik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 67,5% daya trafo yang tercatat untuk instalasi gedung utama, hanya 22,4% daya trafo yang digunakan untuk beban puncak dan 4,1% daya trafo untuk beban minimum. Pemasangan beban listrik pada instalasi listrik gedung utama RS-UMM dinyatakan tidak seimbang antara fasa R, S, dan T. Daya beban di fasa R jauh lebih besar dibandingkan kedua fasa lainnya, yang bernilai 69068 Watt (6,8 % daya trafo), Fasa S bernilai 25729 Watt (3,2 % daya trafo), sedangkan saluran fasa T bernilai 27901 Watt (3,5 % daya trafo). Saran dari penulis, perlu diadakannya penyeimbangan daya beban antara fasa R S T dengan memindah daya beban di fasa R menuju fasa yang lebih kecil nilainya agar daya ketiga fasa seimbang, hal ini untuk meminimalisir resiko kerusakan pada transformator dan juga pada hardware kelistrikan lainnya.tuk+m

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Electrical Engineering (20201)
Depositing User: CKO Repository
Date Deposited: 23 Mar 2016 02:20
Last Modified: 23 Mar 2016 02:20
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/21674

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo