UMM Institutional Repository

OPTIMASI KONSENTRASI DNA PLASMID pCAMBIA 1301 PADA TRANSFORMASI LANGSUNG TIGA GENOTIPE JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.)

NURNANINGSIH, NURNANINGSIH (2016) OPTIMASI KONSENTRASI DNA PLASMID pCAMBIA 1301 PADA TRANSFORMASI LANGSUNG TIGA GENOTIPE JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-nurnanings-42023-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-nurnanings-42023-2-babi.pdf

Download (178kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini terdiri atas tiga tahap kegiatan. Penelitian I bertujuan untuk mempelajari optimasi konsentrasi DNA plasmid pCambia 1301 terhadap keberhasilan pembentukan buah, biji dan daya kecambah jarak pagar. Penelitian II bertujuan untuk menguji ekspresi gen hpt II dan gen gus-A hasil optimasi konsentrasi DNA plasmid pCambia 1301 pada transformasi tanaman jarak pagar. Penelitian III bertujuan untuk mempelajari beberapa karakter kuantitatif tanaman jarak pagar transgenik putative hasil seleksi menggunakan antibiotik higromisin. Penelitian I dilaksanakan di kebun percobaan Kedung Pengaron kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan. Penelitian II dan III dilaksanakan di Kebun Percobaan Kepuharjo kecamatan Karangploso kabupaten Malang. Pada penelitian I diterapkan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan dua faktor. Petak utama berupa macam genotipe jarak pagar, terdiri atas: G1=JCUMM5, G2=JCUMM6 dan G3=JCUMM7, sedangkan anak petaknya berupa konsentrasi plasmid terdiri atas: K0=tanpa penetesan; K1=0,05 μg μl-1; K2=0.25 μg μl-1, K3=0.5 μg μl-1 sehingga ditemukan 12 kombinasi perlakuan. Tiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Peubah pengamatan meliputi: saat panen buah, jumlah buah yang dipanen, ukuran diameter bagian tengah buah, dan panjang buah, jumlah biji, bobot kering biji, saat muncul radikula, daya kecambah, saat mucul daun I dan jumlah daun. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F taraf 5% dan 1%, jika hasil analisis menunjukkan pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan taraf 5%. Pada penelitian II dilakukan analisis deskriptif terhadap ekspresi gen hpt II dan gen gus-A pada bibit-bibit tanaman yang tumbuh pada penelitian I. Peubah pengamatan ekspresi gen hpt II berupa tidak adanya bercak nekrotik pada helaian daun yang dioles larutan higromisin, sedangkan peubah pengamatan ekspresi gen gus-A berupa adanya spot warna biru pada helaian daun. Tanaman pada penelitian III ditata dengan cara mengelompokkan sejumlah tanaman sesuai kombinasi perlakuan yang positif ekspresi gen hpt II. Peubah yang diamati meliputi: tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah lekukan daun, panjang tangkai, dan diameter batang. Data yang diperoleh dianalisis rerata (Analisys of Mean) menggunakan sofware Minitab versi 15. Perlakuan genotipe JCUMM5, JCUMM6, dan JCUMM7 secara umum berpengaruh nyata terhadap panjang buah, diameter buah terbesar, diameter buah terkecil, jumlah biji dan berat kering biji tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap umur panen, jumlah buah jarak pagar yang dipanen, saat muncul radikula, daya kecambah benih, saat kecambah terangkat, saat muncul daun, dan jumlah daun. Sedangkan pada perlakuan konsentrasi DNA plasmid 0,05; 0.25; 0.5 μg μl-1 dan kontrol (tanpa penetesan) menyebabkan perbedaan nyata terhadap panjang buah, diameter buah terbesar, diameter buah terkecil, jumlah buah, dan daya kecambah benih akan tetapi berbeda tidak nyata terhadap umur panen buah, jumlah biji, berat kering biji, saat muncul radikula, saat kecambah terangkat, saat muncul daun, dan jumlah daun. Persentase keberhasilan transformasi melalui tabung serbuk sari berdasarkan ekspresi gen hpt-II secara berurutan pada genotipe JCUMM5, JCUMM6, JCUMM7 yaitu 4; 5; 16% dan konsentrasi DNA plasmid 0,05; 0,25 dan 0,5 μg μl-1 yaitu 10; 9; 6% sedangkan persentase berdasarkan ekspresi gen gus-A secara berurutan pada genotipe JCUMM5, JCUMM6, JCUMM7 yaitu 2,04; 0; 16% dan konsentrasi DNA plasmid 0,05; 0,25 dan 0,5 μg μl-1 yaitu 3,63; 7,89; 0%. Beberapa karakter kuantitatif pada genotipe JCUMM5, JCUMM6, dan JCUMM7 berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, lebar daun dan panjang tangkai daun akan tetapi, tidak berpengaruh nyata pada karakter panjang daun, jumlah lekukan daun dan diameter batang, sedangkan pemberian konsentrasi DNA plasmid 0,05; 0,25 dan 0,5 μg μl-1 secara umum berbeda tidak nyata terhadap lebar daun, panjang daun, panjang tangkai daun, dan diameter batang tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah lekukan daun tanaman jarak pagar.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agronomy
Depositing User: CKO Repository
Date Deposited: 21 Mar 2016 07:37
Last Modified: 21 Mar 2016 07:37
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/20917

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo