UMM Institutional Repository

UJI POTENSI BEBERAPA BAKTERI ENDOFITIK PADI PENGHASIL HORMON PERTUMBUHAN DAN KEMAMPUANNYA DALAM FIKSASI N2

SUSILO, MEMO JOKO (2016) UJI POTENSI BEBERAPA BAKTERI ENDOFITIK PADI PENGHASIL HORMON PERTUMBUHAN DAN KEMAMPUANNYA DALAM FIKSASI N2. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-memojokosu-42029-1-pendahul-n.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-memojokosu-42029-2-babi.pdf

Download (167kB) | Preview

Abstract

Pertanian modern saat ini sangat bergantung pada penggunaan pupuk anorganik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen. Dibandingkan dengan penggunaan pupuk anorganik, peningkatan pertumbuhan tanaman dengan pupuk hayati relatif lebih aman terhadap kelestarian lingkungan. Salah satu alternatif pupuk hayati (biofertilizer) tersebut dapat berupa mikroorganisme dari bakteri endofitik. Bakteri endofitik mampu menghasilkan senyawa metabolit sekunder yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Selain itu, bakteri endofitik juga berperan dalam fiksasi nitrogen. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji hasil yang didapatkan dari uji potensi 10 isolat bakteri endofitik padi (IM-1, IM-3, IM-8, IM-10, IM-11, IM-12, IM-23, IM-24, IM-25, IM-26) penghasil hormon pertumbuhan (growth hormone) dan kemampuannya dalam fiksasi N2. Penelitian telah dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi dan Mikrobiologi Universitas Muhammadiyah Malang selama 3 bulan mulai bulan Maret sampai Juni 2015. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga ulangan. Variabel yang diamati meliputi pertumbuhan isolat bakteri endofitik padi pada media M63 standar, M63 + 2 mm triptofan, dan M63 bebas (NH4)2SO4, konsentrasi hormon pertumbuhan, serta kemampuan dalam fiksasi N2. Hasil penelitian menunjukkan 10 isolat bakteri endofitik padi yang diuji mampu mensintesis beberapa metabolit sekunder dan hormon pertumbuhan secara ekstraseluler yaitu Niacin, Pyridoxine, Indole 3 Butyric Acid (IBA), 4 Chloroindole 3 Acetic Acid (IAA), Kinetin (sitokinin), GA3, dan GA1 dengan berbagai tingkat konsentrasi yang berbeda. Isolat yang paling tinggi dalam menghasilkan senyawa organik Niacin dan Pyridoxine adalah isolat IM-1 dan IM-26. Isolat yang paling tinggi dalam menghasilkan hormon pertumbuhan Indole 3 Butyric Acid (IBA) adalah IM-11, 4 Chloroindole 3 Acetic Acid (IAA) adalah IM-8, Kinetin (sitokinin) adalah IM-24, Gibberellic Acid (GA3) dan GA1 adalah IM-11 dan IM-10. Selain itu, 10 isolat bakteri tersebut memiliki potensi untuk memfiksasi N2. Namun isolat yang memiliki kemampuan mengikat N relatif tinggi adalah isolat IM-1 yang mampu tumbuh dengan baik di media bebas N.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Agronomy (54211)
Depositing User: CKO Repository
Date Deposited: 21 Mar 2016 07:37
Last Modified: 21 Mar 2016 07:37
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/20910

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo