UMM Institutional Repository

ANALISIS PERBANDINGAN USAHATANI PADI SEMI ORGANIK DAN ANORGANIK (Studi Kasus: Kelompok Tani Sri Mulyo II Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu)

YULISTIANI, YULISTIANI (2015) ANALISIS PERBANDINGAN USAHATANI PADI SEMI ORGANIK DAN ANORGANIK (Studi Kasus: Kelompok Tani Sri Mulyo II Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-yulistiani-40886-1-cover.pdf

Download (731kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-yulistiani-40886-2-babi.pdf

Download (186kB) | Preview

Abstract

Suyono dan Hermawan (2006) dalam Ramadhani et al., (2013) menyatakan pertanian semi organik merupakan suatu bentuk tata cara pengolahan tanah dan budidaya tanaman dengan memanfaatkan pupuk yang berasal dari bahan organik dan pupuk kimia untuk meningkatkan kandungan hara yang dimiliki oleh pupuk organik. Pertanian semi organik bisa dikatakan pertanian yang ramah lingkungan, karena dapat mengurangi pemakaian pupuk kimia sampai di atas 50%. Selain itu penerapan pertanian secara semi organik juga dapat mencegah terjadinya ketidaksiapan petani terhadap penurunan hasil produksi. Kota Batu sebagai Kota yang memiliki potensi di bidang pertanian menerapkan konsep ini melalui program Batu “Go Organik” tahun 2011, dan diterapkan untuk tanaman pangan yaitu padi pada tahun 2013 di Desa Pendem Kecamatan Junrejo. Pertanian semi organik juga dinilai memiliki perbedaan dari segi ekonomi seperti biaya produksi, penerimaan, pendapatan, dan efisiensi jika dibandingkan dengan pertanian anorganik yang sudah terlebih dahulu diterapkan. Berdasarkan konsep ini, tujuan dari penelitian ini yaitu 1). Mengetahui perbedaan biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan dari semi organik dan anorganik, 2). Mengetahui perbedaan efisiensi dari semi organik dan anorganik. Penentuan sampel menggunakan metode Non-Proposional Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel untuk petani semi organik adalah sebanyak 25 sampel atau responden dan anorganik juga sebanyak 25 responden. Analisis data secara deskriptif kuantitatif serta uji statistik (independent sample t test). Hasil yang diperoleh dalam analisis, biaya total produksi dari petani yang menerapkan semi organik adalah sebesar Rp 24.222.358,48/ha dan anorganik sebesar Rp 17.759.745,65/ha. Hal ini menunjukkan biaya total produksi dari semi organik lebih besar dibandingkan anorganik. Penerimaan petani semi organik Rp 26.804.444,44/ha sedangkan anorganik Rp 22.071.766,97/ha. Hal ini menunjukkan penerimaan dari semi organik telah lebih besar dibandingkan anorganik. Pendapatan petani semi organik Rp 2.582.085,96/ha sedangkan anorganik Rp 4.312.021,32/ha. Hal ini menunjukkan pendapatan dari semi organik masih lebih kecil dibandingkan anorganik. Efisiensi dari semi organik 1,11 dan anorganik 1,23, hal ini menunjukkan usaha tani anorganik masih lebih efisien dibandingkan semi organik. Berdasarkan uji statistik terdapat perbedaan rata-rata dari penerimaan dan efisiensi semi organik dan anorganik sedangkan uji statistik di tingkat pendapatan tidak terdapat perbedaan rata-rata dari pendapatan semi organik dan anorganik.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agribusiness
Depositing User: CKO Repository
Date Deposited: 19 Mar 2016 03:20
Last Modified: 19 Mar 2016 03:20
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/20513

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo