UMM Institutional Repository

PENERAPAN PIDANA MATI DITINJAU DARI PRESPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF

Ariani, Nevey Varida (2005) PENERAPAN PIDANA MATI DITINJAU DARI PRESPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2005-neveyvarid-4932-PENDAHUL-N.pdf

Download (403kB) | Preview

Abstract

Tujuan hukum adalah untuk keadilan dan orientasinya yaitu untuk daya guna bagi masyarakat banyak serta peningkatan martabat kemanusiaan. Bukan sekedar sebagai instrumen kelestarian kekuasaan suatu rezim. Hal ini mengisyaratkan bahwa pembentukan Undang-Undang secara proseduril tidak boleh melanggar kaidah konstitusi, sehingga penyimpangan secara fundamental harus dihindarkan. Diantaranya adalah penerapan pidana mati yang ancamanan hukumannya paling berat diberikan kepada terpidana akibat perbuatan yang telah dilakukannya yaitu hilangnya nyawa seseorang. Konsep pidana mati itu secara total diusahakan sedemikian rupa sehingga tidak mudah diterapkan dalam setiap kejahatan yang diancam dengan pidana mati. Hal ini dilakukan karena pertimbangan bahwa dewasa ini pidana mati dianggap tidak mampu memenuhi rasa keadilan masyarakat moderen sehingga menimbulkan pro dan kontra dikalangan masyarakat diantaranya menganggap pidana mati menghambat penegakkan HAM dan merupakan pelanggaran HAM. Namun demikian harus dilihat dahulu sejauh mana konteks kejahatan-kejahatan tersebut telah dilakukan, apakah dapat ditolerir atau tidak. Sehingga pelaksanaan pidana mati tidak merupakan pelanggaran HAM dan tidak dapat dianggap sebagai penghambat dalam penegakkan HAM karena secara yuridis formal pidana mati dibenarkan dan tetap diperlukan dengan melihat adanya kejahatan-kejahatan manusia yang tidak dapat ditolerir, begitu pula didalam hukum Islam bahwa pidana mati termuat didalam Al-Qur’an dan hadits sebagai upaya penegakan hukum dimasyarakat. Sehubungan dengan permasalahan tersebut diatas dalam penulisan skripsi ini penulis membatasi permasalahanya pada masalah penerapan pidana mati ditinjau dari prespektif hukum Islam dan hukum positif yang terkemas dalam rumusan masalah : (1) jenis-jenis kejahatan apa sajahkan yang diancam dengan pidana mati menurut prespektif hukum Islam dan Hukum Positif (2) bagimana penerapan pidana mati ditinjau dari prespektif Hukum Islam dan Hukum Positif. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dari penulisan skripsi ini adalah : 1. Untuk mengetahui jenis-jenis kejahatan yang diancam dengan pidana mati ditinjau dari prespektif Hukum Islam dan Hukum Positif. 2. Untuk mengetahui penerapan pidana mati baik proses pelaksanaan maupun eksekusi ditinjau dari Prespektif Hukum Islam dan Hukum Positif Dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan jenis penulisan studi kepustakaan (library research). Hal ini dilakuakan dengan tujuan untuk memperoleh data, keterangan-keterangan, teori-teori, serta pendapat para ahli yang diperoleh dari berbagai literatur, majalah, dan surat kabar serta melaui penelusuran media internet. Dan penulisan skripsi ini menggunakan metode pendekatan secara yuridis normative, yaitu mengola dan menganalisis peraturan hukum seperti Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia, serta dalil-dalil yang bersumber dari Nash Al-Qur’an dan Hadits dibidang hukum pidana Islam serta literatur yang berkaitan dengan penerapan pidana mati, kemudian dianalisa mengunakan metode diskriptif komparasi antara penerapan pidana mati dari prespektif Hukum Islam Dan Hukum Positif. Dari hasil penulisan skripsi ini dapat diketahui bahwa jenis-jenis kejahatan yang diancam dengan pidana mati menurut hukum Islam yaitu : pembunuhan dengan sengaja, Murtad, Zina, Pemberontakan (bughot), dan gangguan keamanan atau (hirobah) sedangkan didalam Hukum positif yaitu: Ketentuan yang ada dalam KUHP diantaranya pembunuhan berencana dan yang ada diluar KUHP seperti tindak pidana berat yaitu tindak Pidana korupsi, terorisme, Narkotika dan Psikotropika serta pelanggaran HAM berat seperti genosida atau kejahatan kemanusiaan. Penerapan pidana mati tidak terlepas dari penjatuhan putusan dan eksekusi, dengan demikian perlu adanya upaya kehati-hatian dan ketelitian serta jaminan bagi hakim dalam menjatuhkan pidana mati bahwa perbuatan tersebut benar-benar terbukti secara sah dan meyakinkan, disamping sebagai aspek pembalasan juga demi memelihara dan menjamin kemaslahatan serta ketertiban dalam masyarakat berdasarkan tujuan pidana. Pada akhir penulisan skripsi ini ada beberapa saran yang dapat dijadikan bahan pertimbangan masyarakat pada umumnya dan instrummen hukum pada khususnya untuk melaksanakan tanggung jawab yang diamanatkan berdasarkan aturan secara formal dan materiil tanpa harus dikurangi atau bahkan dilebihkan seperti hukum Had yang berkaitan dengan pidana mati yang telah Allah SWT perintahkan kepada manusia

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Twinning Program
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 18 Feb 2016 04:19
Last Modified: 18 Feb 2016 04:19
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/20356

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo