UMM Institutional Repository

TINJAUAN YURIDIS SOSIOLOGIS TERHADAP PELAKSANAAN HAK-HAK TENAGA KERJA PEREMPUAN TENTANG WAKTU KERJA DAN ISTIRAHAT (Study Di PT. Kutai Timber Indonesia (KTI) Probolinggo)

LISCITRA, ORNIAWATI (2005) TINJAUAN YURIDIS SOSIOLOGIS TERHADAP PELAKSANAAN HAK-HAK TENAGA KERJA PEREMPUAN TENTANG WAKTU KERJA DAN ISTIRAHAT (Study Di PT. Kutai Timber Indonesia (KTI) Probolinggo). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Objek studi dalam penelitian ini adalah mengenai pelaksanaan hak-hak tenaga kerja perempuan tentang waktu kerja dan istirahat yang diatur dalam Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Dimana aturan mengenai hak-hak tenaga kerja perempuan yang meliputi waktu kerja dan istirahat tersebut merupakan bagian dari perlindungan terhadap tenaga kerja yang sering dikesampingkan oleh pengusaha yang umumnya lebih mementingkan keuntungan semata. Berbagai literatur maupun penelitian sebelumnya telah menggambarkan bagaimana kondisi tenaga kerja khususnya perempuan di negara Indonesia. Dimana hal tersebut memperlihatkan bahwa kondisi tenaga kerja perempuan kita sangat riskan untuk mendapat perlakuan diskriminatif atau semena-mena dari pengusaha, karena bila dipandang dari status sosial ekonomi kedudukan tenaga kerja perempuan berada pada posisi yang sangat lemah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran bagaimana bentuk pengaturan mengenai perlindungan hukum terhadap pelaksanaan hak-hak tenaga kerja perempuan tentang waktu kerja dan istirahat yang diberikan oleh PT. Kutai Timber Indonesia (KTI), pelaksanaan perlindungan hukum tentang pelaksanaan hak-hak tenaga perempuan tentang waktu kerja dan istirahat yang terjadi di PT. Kutai Timber Indonesia (KTI), kendala-kendala apa yang terjadi dalam pelaksanaan hak-hak tenaga kerja perempuan tentang waktu kerja dan istirahat. Selain itu yang penting adalah bagaimana upaya mengatasinya agar dapat menyelesaikan kendala-kendala yang terjadi dalam pelaksanaan dan pengaturan mengenai pelaksanaan perlindungan hukum hak-hak bagi tenaga kerja perempuan tentang waktu kerja dan istirahat di PT. Kutai Timber Indonesia (KTI). Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah metode diskriptif analisis. Dimana data yang diperoleh adalah data yang menggambarkan bagaimana bentuk pengaturan perlindungan hukum terhadap pelaksanaan hak-hak bagi tenaga kerja perempuan tentang waktu kerja dan istirahat, bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum terhadap pelaksanaan hak-hak tenaga kerja perempuan tentang waktu kerja dan istirahat yang terjadi, kendala-kendala apa yang terjadi dalam pelaksanaan hak-hak tenaga kerja perempuan tentang waktu kerja dan istirahat dan bagaimana upaya mengatasinya terhadap kendala-kendala yang terjadi dalam pelaksanaan hak-hak tenaga kerja perempuan tentang waktu kerja dan istirahat di PT. Kutai Timber Indonesia (KTI). Kemudian data-data tersebut dianalisis berdasarkan teori dan peraturan yang ada dan disimpulkan dalam suatu uraian. Melalui penelitian yang mendalam maka penelitian ini mendapatkan hasil bahwa bentuk pengaturan perlindungan hukum terhadap pelaksanaan hak-hak tenaga kerja perempuan tentang waktu kerja dan istirahat yang meliputi jam kerja yang diatur dalam Bab VI, libur dan cuti yang diatur dalam Bab XIII Perjanjian Kerja Bersama secara umum belum sepenuhnya sesuai yang diatur dalam Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 Pasal 77 sampai dengan 85. Namun ada sedikit kendala yang terjadi dalam pelaksanaan hak-hak bagi tenaga kerja perempuan tersebut, yaitu mengenai pelaksanaan kerja lembur yang tanpa persetujuan terlebih dahulu dan lebih dari 3 jam sehari. Secara utuh belum terealisasikan dengan baik mengenai pelaksanaan hak istirahat khusus bagi pekerja perempuan. Kendala yang terjadi dalam pelaksanaan hak-hak tenaga kerja perempuan yang meliputi waktu kerja dan istirahat di PT. Kutai Timber Indonesia (KTI) dapat diselesaikan berdasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2004 Tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, namun karena menciptakan hubungan saling menguntungkan, maka upaya hukum tidak perlu dilakukan. Dari hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa secara umum pelaksanaan dan bentuk pengaturan perlindungan hukum terhadap pelaksanaan hak-hak tenaga kerja perempuan tentang waktu kerja dan istirahat di PT. KTI belum sepenuhnya sesuai yang diatur dalam Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003, ada sedikit penyimpangan dalam pelaksanaan penentuan lamanya kerja lembur dan pelaksanaan hak istirahat khusus perempuan belum sesuai prosedur perusahaan dan perUndang-undangan. Penyimpangan tersebut tidak diselesaikan secara hukum, karena telah diciptakan hubungan saling menguntungkan antara kedua belah pihak yaitu pengusaha dan tenaga kerja.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 17 Dec 2015 03:06
Last Modified: 17 Dec 2015 03:06
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19969

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo