UMM Institutional Repository

IMPLIKASI YURIDIS SISTEM PEMBUKTIAN TERBALIK DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI TERHADAP ASAS PRADUGA TAK BERSALAH

FAUZIAH, YUSI RATNA (2005) IMPLIKASI YURIDIS SISTEM PEMBUKTIAN TERBALIK DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI TERHADAP ASAS PRADUGA TAK BERSALAH. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Obyek studi dalam penelitian ini adalah mengenai implikasi yuridis sistem pembuktian terbalik dalam tindak pidana korupsi terhadap asas praduga tak bersalah. Dimana asas praduga bersalah sistem pembuktian yang dianut adalah sistem pembuktian terbalik, sehingga ada implikasi yuridis pemberlakukan sistem pembuktian terbalik. Asas praduga bersalah dengan sistem pembuktian terbalik jelas bertentangan dengan asas praduga tak bersalah sehingga ada implikasi yuridis sistem pembuktian terbalik dalam tindak pidana korupsi terhadap asas praduga tak bersalah. Di latar belakangi oleh sulitnya pemberantasan tindak pidana korupsi yang tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi telah merupakan pelanggaran terhadap hak-hak sosial dan ekonomi masyarakat secara luas, sehingga tindak pidana korupsi perlu digolongkan sebagai kejahatan yang pemberantasannya harus dilakukan secara luar biasa antara lain dengan sistem pembuktian terbalik. Tujuan penelitian ini, untuk mendapatkan gambaran mengenai apa implikasi yudiris dengan diberlakukannya sistem pembuktian terbalik dan mengetahui apa implikasi yuridis asas praduga bersalah dengan sistem pembuktian terbalik dalam tindak pidana korupsi terhadap asas praduga tak bersalah. Metode penelitian yang dilakukan dalam kajian ini adalah metode yudiris normatif yaitu merupakan suatu pendekatan yang lebih mengutamakan penelaahan bahan-bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder kemudian menghubungkannya dengan teori-teori ilmu hukum yang ada kemudian ditarik kesimpulan. Melalui penelitian yang sangat teliti, penelitian ini mendapatkan hasil, bahwa penggunaan asas praduga bersalah membawa konsekuensi terhadap sistem pembuktian yang dianut, yaitu sistem pembuktian terbalik dengan implikasi yuridis semua beban pembuktian ada pada tersangka atau terdakwa dan jaksa penuntut umum tidak mempunyai beban pembuktian. Penerapan sistem pembuktian terbalik dalam perkara pidana merupakan penyimpangan, pengingkaran, dan pengecualian terhadap dan ataupun bertentangan dengan asas praduga tak bersalah, karena tersangka atau terdakwa sejak awal dianggap telah bersalah kecuali ia dapat membuktikan dirinya tidak bersalah, namun demikian dalam hukum pidana khusus ketentuan mengenai hukum acara yang sifatnya khusus merupakan perkecualian dalam hal ini berlaku asas lex specialist derogate lex generalist. Asas praduga bersalah sistem pembuktian yang dianut adalah sistem pembuktian terbalik dengan implikasi yuridis semua beban pembuktian ada pada tersangka atau terdakwa dan jaksa penutut umum tidak mempunyai beban pembuktian. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan, bahwa dalam asas praduga bersalah sistem pembuktian yang dianut adalah sistem pembuktian terbalik, sehingga implikasi yudiris terhadap tersangka atau terdakwa harus membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah atas apa yang disangkakan atau dituduhkan kepadanya, dalam hal ini seluruh beban pembuktian (menyiapkan saksi, surat) menjadi kewajiban terdakwa dan jaksa penuntut umum tidak mempunyai kewajiban untuk membuktikan bersalah tidaknya tersangka atau terdakwa.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law (74201)
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 17 Dec 2015 02:31
Last Modified: 17 Dec 2015 02:31
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19953

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo