UMM Institutional Repository

TINDAK PIDANA PERKOSAAN YANG TERJADI DALAM LINGKUP KELUARGA (Studi Di Polresta Malang)

HASTARINI, ARVITA (2005) TINDAK PIDANA PERKOSAAN YANG TERJADI DALAM LINGKUP KELUARGA (Studi Di Polresta Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Tugas akhir ini mengambil topik mengenai Tindak Pidana Perkosaan Yang Terjadi Dalam Lingkup Keluarga (Studi Di Polresta Malang). Dan pada kesempatan ini penulis, mengetengahkan dua permasalahan sekaligus tujuan dari penelitian ini yaitu mengenai; Pertama, Bagaimanakah penerapan hukum oleh Penyidik terhadap tindak pidana perkosaan yang terjadi dalam lingkup keluarga pasca berlakunya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga?; Kedua, Hambatan-hambatan Apakah yang dialami oleh Penyidik dalam mengungkapkan kasus perkosaan yang terjadi dalam lingkup keluarga? Metode pendekatan yang digunakan dalam kajian ini, penulis menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologi (social legal Research) yang ditempuh melalui penelitian yang sistematis dan terkontrol yang diawali dengan meneliti data sekunder kemudian dikomparasikan dengan penelitian terhadap data primer. Sehingga data yang diperoleh adalah data yang mengambarkan bagaimana penerapan hukumnya terhadap pelaku perkosaan yang terjadi dalam lingkup keluarga dan hambatan apakah yang dialami penyidik dalam upaya mengungkap kasus perkosaan yang terjadi dalam lingkup keluarga. Melalui penelitian yang mendalam dan sangat teliti di Kantor Kepolisian Resort Kota Malang (Polresta), penelitian ini mendapatkan hasil, bahwa salah satu bentuk kejahatan kekerasan seksual terhadap perempuan pada segala umur adalah perkosaan dalam lingkup keluarga. Di Malang pasca berlakunya Undang-undang No. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan KDRT, selama kurun waktu 2 Tahun sejak bulan September tahun 2003 s/d 2005, tercatat ada 2 kasus mengenai perkosaan yang terjadi dalam lingkup keluarga. Dari kedua kasus tersebut semua terselesaikan dalam artian berkas perkara kasus tersebut telah lengkap dan siap dilimpahkan ke kejaksaan. Pelakunya bukan hanya tidak memiliki hubungan darah, seperti hubungan karena perkawinan, pengangkatan anak, dll tetapi juga yang jelas-jelas mempunyai hubungan darah (hubungan kandung). Modus operandinya menunjukkan bahwa pelaku dalam menjalankan aksinya telah menggunakan cara-cara pemaksaan kehendak, pengancaman, kekerasan dan rayuan serta tipu daya. Sedangkan usia korban rata-rata korban berusia di bawah umur 21 Tahun. Dari hasil wawancara dengan 2 (dua) narasumber yaitu Aipda Ketut Mariati dan Bripka Nunik diperoleh keterangan bahwa penerapan hukum akan tindak pidana perkosaan yang terjadi lingkup keluarga pasca berlakunya Undang-undang No 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga adalah Undang-undang ini memberikan pengaturan khusus yang mengatur delik kekerasan salah satunya delik mengenai kekerasan seksual yang terjadi dalam lingkup keluarga. Penerapan hukum sebelum berlakunya Undang-undang ini penyidik pada kasus seperti ini hampir semuanya dikenai pasal berlapis dalam KUHP, yaitu pasal perkosaan; pasal 285 KUHP, pasal 287 KUHP, dan pasal 294 KUHP tentang pencabulan yang kemudian disubsider dengan peraturan lain yang tentunya mengatur hal tersebut, yaitu Undang-undang No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Begitu pula setelah berlakunya Undang-undang KDRT tersebut, maka sangat tepat dan efektif tiap pasal yang berkaitan dengan tindak pidana perkosaan dalam lingkup keluarga untuk diterapkan dan dikenakan pada kasus tersebut. karena peraturan tersebut secara jelas dan tegas mengatur mengenai kekerasan seksual atau perkosaan dalam lingkup keluarga. Hambatan yang dialami penyidik adalah ada dua jenis yaitu hambatan internal yaitu dari korban sendiri salah satunya contoh; keadaan korban yang schok berat mengakibatkan korban kurang kooperatif dalam proses penyidikan, korban ragu melaporkan karena seringkali merasa korbanlah yang di persalahkan atau disudutkan, merasa malu dan rendah diri,dsb. Dan dari hambatan eksternal yaitu mengenai biaya/dana yang jumlahnya tidak sedikit guna melakukan visum et repertum dalam menunjang operasional penyidikan, lamanya hasil visum, lamanya laporan,dsb. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan, bahwa penerapan hukum sebelum berlakunya Undang-undang KDRT, penyidik pada kasus seperti ini tidak lepas atas beberapa pasal dalam KUHP yang memiliki kaitan dengan kasus ini, yaitu pasal perkosaan; pasal 285 KUHP, pasal 287 KUHP, dan pasal 294 KUHP tentang pencabulan yang kemudian disubsider atau dikaitkan dengan peraturan lain yang tentunya berkompeten dan mengatur hal tersebut, yaitu Undang-undang No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Begitu pula setelah berlakunya Undang-undang KDRT tersebut, maka sangat tepat dan efektif tiap pasal yang berkaitan dengan tindak pidana perkosaan dalam lingkup keluarga untuk diterapkan dan dikenakan pada kasus tersebut. karena peraturan tersebut secara jelas dan tegas mengatur mengenai kekerasan seksual atau perkosaan dalam lingkup keluarga. Akantetapi dalam pemutusan perkaranya dipengadilan Hakimlah yang menentukan pasal mana yang tepat untuk diterapkan. Dan hambatan yang dialami penyidik adalah pada intinya ada dua jenis yaitu hambatan internal yaitu dari korban sendiri salah satunya contoh; keadaan korban yang schok berat mengakibatkan korban kurang kooperatif dalam proses penyidikan dan dari hambatan eksternal yaitu mengenai biaya/dana yang jumlahnya tidak sedikit guna melakukan visum et repertum dalam menunjang operasional penyidikan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 17 Dec 2015 02:05
Last Modified: 17 Dec 2015 02:05
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19941

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo