DAMAMI, MUHAMMAD (2010) Keterasahan Batin Lewat Puasa Ramadlan. Suara Muhammadiyah Edisi 15 (14538).
|
Text
05.pdf Download (186Kb) | Preview |
Abstract
Rasa-rasanya apa yang disebut “kesadaran diri” seperti jarang dapat ditemukan dan seolah-olah makin lama makin hilang. Hal ini dapat dibuktikan berdasarkan kenyataan bahwa makin langka orang cepat menyatakan legowo (rela dengan penuh keikhlasan) mengakui kesalahan yang memang benar diperbuat sekalipun harus terasa pahit dalam hati, atau cepat menyatakan legowo mengakui kekalahan dalam sebuah perjuangan yang melibatkan banyak orang seperti dalam proses pemilihan (dalam emilihan umum dan pemilihan kepala daerah misalnya), atau dalam permainan olah raga (sepak bola misalnya). Karena itu apa yang disebut “kesadaran diri” tersebut menjadi nampak begitu mahal kelihatannya.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Rayi Tegar Pamungkas |
| Date Deposited: | 10 Apr 2012 02:55 |
| Last Modified: | 10 Apr 2012 02:55 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/1993 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
