UMM Institutional Repository

IMPLEMENTASI STANDAR PROFESIONALISME GURU (Studi pada SDN Merjosari II dan MI Sunan Giri Malang)

SARI, MARTINA PURNAMA (2005) IMPLEMENTASI STANDAR PROFESIONALISME GURU (Studi pada SDN Merjosari II dan MI Sunan Giri Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2005-martinapur-3631-Pendahul-n.pdf

Download (264kB) | Preview

Abstract

Manusia membutuhkan pendidikan dalam kehidupannya. Pendidikan merupakan usaha agar manusia dapat mengembangkan potensi dirinya melalui proses pembelajaran dan/atau cara lain yang dikenal dan diakui oleh masyarakat. Disahkannya RUU Sistem Pendidikan Nasional menjadi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional seluruh penyelenggara pendidikan dituntut untuk dapat melaksanakannya. Maka dari itu pemerintah mengeluarkan Undang-undang Nomor 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional dilengkapi dengan Peraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2003 tentang Tanda Kehormatan Satyalancana Pendidikan. Guru yang profesioal bukan hanya sekedar alat untuk transmisi kebudayaan tetapi menstransformasikan kebudayaan itu ke arah budaya yang dinamis yang menuntut penguasaan ilmu pengetahuan, produktivitas yang tinggi, dan kualitas karya yang dapat bersaing. Tugas seorang guru profesional meliputi tiga bidang utama yaitu : 1) dalam bidang profesi, 2) dalam bidang kemanusiaan, 3) dalam bidang kemasyarakatan. Dalam rangka untuk melaksanakan tugas-tugasnya, guru profesional haruslah memiliki berbagai kompetensi. Kompetensi-kompetensi guru profesional antara lain meliputi: kemampuan untuk mengembangkan pribadi peserta didik, khususnya kemampuan intelektual, serta membawa peserta didik menjadi anggota masyarakat Indonesia yang bersatu berdasarkan Pancasila. Dalam rangka melaksanakan tugas tersebut seorang guru profesional tentunya harus menguasai falsafah pendidikan nasional, menguasai pengetahuan yang luas khususnya bahan pelajaran yang akan disampaikan kepada peserta didik, serta memiliki kemampuan teknis dalam penyusunan program pengajaran dan melaksanakannya. Seorang guru profesional dapat mengadakan evaluasidi dalam proses belajar mengajarnya, dan membimbing peserta didik untuk mencapai tujuan program belajar dan mengajar. Selain itu guru profesional adalah seorang administrator, baik di dalam administrasi proses belajar mengajar maupun di dalam kemampuan manajerial dalam lingkungan sekolah. Sebagai seorang pendidik, seorang guru profesional adalah seorang komunikator. Ia dapat berkomunikasi dengan peserta didiknya dalam upaya untuk mengembangkan kepribadian peserta didiknya. Selanjutnya sebagai suatu profesi yang terus menerus berkembang, seorang guru profesional hendaknya mampu mengadakan penelitian-penelitian yang berkaitan dengan peningkatan profesional pendidik. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana Implementasi Standar Profesionalisme Guru, kendala-kendala apa yang dihadapi guru SDN Merjosari II dan MI Sunan Giri Malang dalam pemenuhan Standar Profesionalisme Guru, dan bagaimana Upaya peningkatan profesionalisme yang dilakukan guru SDN Merjosari II dan MI Sunan Giri Malang berkaitan dengan kendala-kendala yang dihadapi guru? Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah metode diskriptif kualitatif. Dimana data yang diperoleh berupa data primer yang Pengambilan atau perolehannya di lakukan dengan cara wawancara atau interview, sedangkan data sekunder data ini diperoleh melalui studi pustaka dengan mempelajari buku-buku referensi. Sehingga data yang diperoleh adalah data yang menggambarkan bagaimana Implementasi Standar Profesionalsme Guru, bagaimana kendala-kendala yang dihadapi guru dan upaya dilaksanakan seorang guru dalam peningkatan profesionalisme. Standar Profesionalisme guru dapat terwujud apabila guru tersebut mempunyai kemampuan sesuai dengan syarat-syarat yang ditentukan oleh pemerintah seperti yang dijelaskan pada Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 053/U/2001 Tentang Pedoman Penyusunan Standar Pelayanan Minimum Penyelenggaraan persekolahan bidang Pendidikan Dsar dan Mengengah, dan juga disebutkan pula pada Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0584/O/1989 tentang Pengadaan Guru sekolah Dasar. Dan penulis mempunyai kesimpulan bahwa di kedua Sekolah Dasar tersebut telah terpenuhinya syarat-syarat dengan latar belakang pendidikan Sarjana, dan mempunyai kemampuan dasar. Kemudian juga terdapat pula kendala-kendala yang dihadapi pada kedua Sekolah Dasar tersebut adalah dari tingkat pendidikan, dan guru belum memenuhi standar kualifikasi guru. Factor lain adalah anggaran dana yang dipunyai pihak sekolah sangat minim. Sedangkan upaya peningkatan yang dilakukan guru ditinjau dari dua faktor yaitu faktor internal yang meliputi latar belakang pendidikan, pengalaman mengajar, kesehatan guru. Sedangkan faktor eksternal meliputi sarana pendidikan, kedisiplinan kerja, pengawasan dari pihak sekolah

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 15 Dec 2015 03:26
Last Modified: 15 Dec 2015 03:26
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19915

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo