UMM Institutional Repository

TANGGUNG JAWAB PEMBAYARAN LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM (PJU) "Liar" (Studi Kasus di P.T PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Area Pelayanan & Jaringan Cabang Malang)

Arifiyanto, Hendra (2005) TANGGUNG JAWAB PEMBAYARAN LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM (PJU) "Liar" (Studi Kasus di P.T PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Area Pelayanan & Jaringan Cabang Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-s1-2005-wishnuadit-3639-1.+PENDA-N.pdf

Download (448kB) | Preview

Abstract

Masalah antara PT. PLN dan masyarakat sering timbul khususnya yang berkaitan dengan penerangan jalan umum (PJU). Permasalahan ini timbul karena masyarakat memasang penerangan jalan umum "liar" atau tidak resmi secara bebas. Hal ini terjadi karena masyarakat menganggap telah membayar pajak penerangan jalan umum (PPJU), sehingga mereka dapat memasang lampu PJU dengan sebebas-bebasnya tanpa melalui peraturan yang berlaku. Dalam hal ini PT. PLN menderita kerugian akibat pemasangan PJU "liar" ini karena daya listrik yang digunakan dalam PJU "liar" ini tidak tercatat dalam tagihan yang harus dibayarkan pihak Pemkot ke PT. PLN. Disisi lain PPJ masuk ke Kas daerah (PAD) setempat bukan ke PLN. Dan masyarakat kurang mendapat informasi tentang hal ini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan jenis pendekatannya adalah studi kasus yang bertujuan untuk mengetahui dan mengambarkan keadaan sesungguhnya. Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan, banyak masyarakat memasang lampu PJU didaerah tempat tinggalnya tanpa terlebih dahulu izin ke PLN maupun Pemkot Malang. Sehingga PLN mengalami Losses Daya yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran akibat trafo kelebihan beban dan masyarakat tidak menyadari dampak tersebut, pihak pemkot selaku pemilik PJU seakan tidak mau tahu dengan maraknya pemasangan PJU "liar". Pemkot beranggapan bahwa pemasangan PJU liar yang dilakukan masyarakat bukan tanggung jawab pemkot untuk membayar tagihan listriknya. PLN yang menderita kerugian akan memutus aliran listrik yang digunakan oleh masyarakat dan didalam masyarakat timbul gejolak. Jika lampu PJU didaerahnya diputus maka dilingkungannya akan gelap dan akan banyak terjadi kejahatan. Pada umumnya lampu PJU adalah milik Pemda setempat, sehingga pihak Pemda yang membayar tagihan rekening listrik PJU. Karena masyarakat sudah membayar uang PPJ bersamaan dengan pembayaran rekening listrik dan PLN hanya mengoperasionalkan lampu PJU dan tidak bertanggung jawab terhadap perawatan dan penggantian lampu PJU yang rusak/hilang. Hendaknya pihak Pemkot dan PLN serta wakil dari masyarakat duduk satu meja untuk menyelesaikan kasus PJU ini agar tidak memperpanjang masalah dan tidak memperbesar kerugian yang diderita oleh PLN. Pemkot dan PLN juga harus melaksanakan sosialsasi PPJ serta PJU, melaksanakan pendataan semua PJU yang ada, mengganti lampu PJU jenis Mercury dengan lampu hemat energi yang Lumer daya terang cukup tinggi dan menata kembali PJU yang resmi untuk dapat lebih efektif dan efisien sehingga menghemat pembayaran rekening listriknya

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Fitriana Kasiani
Date Deposited: 15 Dec 2015 03:14
Last Modified: 15 Dec 2015 03:14
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/19909

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo